Organda Persilahkan Dishub Tertibkan Angkot Tua

0
459
Yusfa Hendri

BATAM – Perintah Wali Kota Batam, HM Rudi kepada Dishub Batam agar menertibkan angkutan tidak layak direspon Organda Kepri. Menurut Ketua Organda Kepri, Syaiful, jika Pemko menertibkan angkutan tidak layak, pihaknya mempersilahkan. Dalam hal ini disebutkan, tinggal ketegasan Dishub.

Pernyataan itu disampaikan Syaiful, Rabu (21/2) di Batam, saat ditanya terkait rencana Pemko menertibkan angkutan tidak layak. ”Itu kan dari dishub. Setiap bulan dua kali ditertibkan. Diperiksa kelayakan. Tapi harus jelas, angkutan yang layak itu berapa (umur) tahun?,” katanya.

Baca Juga :  Pemko Siapkan Lampu Hias Setinggi 10 Meter

Dalam hal ini, disebutkan untuk penertiban angkutan tinggal dari Dishub. ”Organda mendorong pemerintah menjalankan aturan yang dibuat. Kami posisinya seperti itu,” tegas Syaiful.

Sementara Kadishub Batam, Yusfa mengatakan, saat ini jumlah angkutan sudah berlebihan di Batam. Belum termasuk dengan taksi online yang disebut masih menjadi taksi gelap. ”Kalau menurut kajian, taksi konvensional sudah berlebih taksi di Batam. Sehingga kesulitan melakukan peremajaan taksi karena pendapatan yang kurang,” kata Yusfa.

Sementara Ketua Forum Taksi Batam, Omo Maretralita mengatakan, jika saat ini taksi tidak layak seribuan unit. Kondisi ini diakui terjadi karena jumlah taksi di Batam sudah berlebih. Sehingga menyebabkan pendapatan taksi turun dan kesulitan untuk melakukan peremajaan. ”Bisa cek. Tidak sanggup bayar bank untuk peremajaan. Tidak sanggup bayar. Taksi Trans Batam, terjual armadanya karena tergadaikan ke bank,” cetusnya.

Baca Juga :  KUMKM Batam Memasuki Pasar Lewat Go Digital

Sebelumnya, Wali Kota Batam, HM Rudi meminta dilakukan penertiban angkutan jenis trayek utama (minibus) dan trayek cabang (angkot), yang umurnya sudah melebihi ketentuan.

Dimana, umur angkutan maksimal 18 tahun dan angkot 15 tahun. Dari trayek utama, yang dinilai tidak layak jalan lagi, 305 unit dan dari trayek cabang, yang tidak layak, ada 1.262 unit kendaraan. ”Trayek utama seperti angkutan Jodoh-Nongsa. Jumlah kendaraannya, 617. Dari sini, yang layak 312 dan tidak layak, 305 unit,” ujarnya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here