Organisasi Mahasiswa Tampung Keluhan Warga

0
172
KHAIDIR (kedua dari kanan) bersama Sekda Anambas Sahtiar saat berbicara dengan Gubernur Kepri Riau H Nurdin Basirun setelah pelantikan pengurus HIMKA Tanjungpinang, baru-baruini. F-istimewa

TANJUNGPINANG – Himpunan Mahasiswa Kabupaten Anambas (HIMKA) Tanjungpinang, akan segera menyusun program kerja organisasi untuk tahun ini. Keberadaan HIMKA di Tanjungpinang tak semata-mata sekedar wadah persatuan mahasiswa/mahasiswi asal Anambas senasib dan sepenanggungan, namun, juga memiliki visi dan misi peran serta untuk pembangunan Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Anambas sendiri.

Ketua Pengurus HIMKA yang baru dilantik Khaidir mengajak seluruh mahasiswa/mahasiswi asal Anambas, untuk dapat terus semangat dalam berperan serta dalam pembangunan daerah. Peran serta itu dengan aktif menggelar kegiatan-kegiatan yang bermanfaat seperti diskusi mahasiswa bersama pemerintah.

Selain itu, menggelar sejumlah kegiatan yang bersifat sosial dan membantu memecahkan persoalan yang ada di tengah-tengah masyarakat. ”Mahasiswa adalah agen perubahan (agent of change), jika masyarakat terkungkung oleh suatu permasalahan yang membutuhkan jalan keluar. Dengan begitu, peran mahasiswa-mahasiswi harus aktif dalam berperan serta menyelesaikannya,” terang Khaidir, Rabu (14/3).

Untuk itu, lanjut Khaidir, HIMKA memiliki bidang-bidang yang akan menyusun berbagai program kegiatan ke depannya. Bidang-bidang itu diantaranya keagamaan, pendidikan karakter, seni budaya serta olahraga, advokasi dan kajian strategis, kewirausahaan, kominfo serta kesehatan. Sehingga, masing-masing pengurus pada bidang-bidang yang dipimpin dituntut aktif menggerakan program kerja HIMKA.

”Sejauh ini HIMKA terus aktiv mengawal persoalan yang terjadi di masyarakat, seperti yang terjadi di Anambas belum lama ini. Nelayan tradisional di Anambas kini berkurang tangkapan hasil lautnya, karena adanya kapal pukat asal luar daerah yang mencari ikan didalam area 12 mil,” terang Khaidir.

Persoalan tersebut perlu mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Kapulauan Riau (Pemprov Kepri) dan Pemkab Anambas sendiri. Pada saat nalayan menggelar aksi protes di depan Kantor DPRD Anambas, lanjut Khaidir, ia bersama kawan-kawan mahasiswa asal Anambas lainnya turut mendengarkan keluhan para nelayan.

”Sebagai putra daerah tentunya harus tega, dan melek dengan persoalan yang terjadi. Dengan HIMKA ini, saya dan kawan-kawan tetap fokus dan turut serta dalam menyelesaikan persoalan pemerintah dan masyarakat yang terjadi,” ungkapnya.

Selain itu, Khaidir menambahkan, HIMKA juga telah menggelar sosialiasi perguruan tinggi di Anambas. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan bagi pelajar di Anambas tentang ilmu di perguruan tinggi. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here