OSS Makin Mempermudah Pengusaha

0
35
Plt Ketua BP Bintan HM Saleh Umar dan anggota BP Bintan Radief Anandra menerima curahan hati Nana dari manajemen Treasure Bay, saat temu ramah, kemarin. f-yendi/tanjungpinang pos

BP Bintan Kembali Bikin Sarasehan dengan Pengusaha

LAGOI – Puluhan investor dan pengusaha di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Bintan, menghadiri sarasehan temu ramah yang digelar Badan Pengusahaan (BP) Bintan, di Treasure Bay, Lagoi, Rabu (11/7) kemarin. Di sarasehan ini, pengusaha diberikan pemahaman tentang kemudahan dan percepatan berinvestasi, sesuai dengan PP 24/2018 dan sistem Online Single Submission (OSS).

Paparan PP nomor 24/2018 tentang pelayanan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau yang disebut dengan OSS. Ini menjadi regulasi dasar bagi investor, untuk memudahkan berinvestasi dan mengembangkan investasi ke depan. Regulasi pelaksanaan OSS dari pusat sampai ke tingkat daerah ini disampaikan oleh Benediktus, perwakilan Satgas nasional percepatan berusaha.

Pada saat sarasehan, Nana mewakili manajemen Treasure Bay menyampaikan keluhannya, saat pengurusan izin guna mengembangkan investasi Treasure Bay. Nana mengatakan, dirinya diberi target oleh manajamen, bisa menyelesaikan perizinan untuk pengembangan investasi sampai April lalu. Namun, perizinan belum tuntas.

”Saya ini curhat, bisa atau tidak untuk pengembangan investasi kami ke depan? Kami sudah menginvestasikan Rp 4 triliun di Treasure Bay ini. Kami mau kembangkan lagi. Master plan sudah, minta kepastian saja,” ujar Nana.

Setelah diberikan penjelasan tentang prosedur dan mekanisme pengurusan perizinan percepatan berusaha sesuai PP 24/2018 dengan sistem OSS, Nana maupun pengusaha lainnya, memahami dan mendapatkan pengetahuan. Pada dasarnya, pengurusan izin secara OSS itu lebih mudah, dengan persyaratan yang mudah.

Plt Kepala BP Kawasan Bintan HM Saleh H Umar menyampaikan, kegiatan sarasehan ini bertujuan untuk mengakomodir keluhan, kesulitan maupun kendala investor dalam menjalankan usahanya di kawasan FTZ Bintan. Selain itu, BP Bintan dan instansi terkait memberikan aturan terbaru yang berkaitan dengan investasi. Seperti PP nomor 24/2018 dan sisten OSS dalam pengurusan izin, sampai dengan ketentuan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Regulasi-regulasi itu disampaikan oleh Satgas Nasional percepatan berusaha, Bea Cukai, BPN, Kantor Pajak Bintan Pratama, Imigrasi dan OPD di lingkungan Pemkab Bintan. ”Dengan sistem OSS sesuai PP 24/2018 itu, makin mempermudah pengusaha dalam pengurusan izin,” kata HM Saleh Umar.

Kegiatan sarasehan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Setdakab Bintan Ismail mewakili Bupati Bintan H Apri Sujadi. Turut dihadiri Anggota IV BP Bintan Radief Anandra, Anggota BP Bintan Abi Manyu, Kadiskop UKM Perindag Dian Nusa, Ketua Apindo Bintan Jamin Hidajat dan ratusan pengusaha. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here