Pagar Laman Boenda Mulai Rusak Parah

0
495
Kerangka besi yang menutupi pagar permanen di Laman Boenda sudah rusak. Dinas terkait mengklaim tidak bisa memperbaiki karena belum punya anggaran.F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Pagar tembok pembatas di Laman Boenda Tepilaut Tanjungpinang mulai sudah rusak parah. Kerangka besi hingga plat seng yang menutupi pagar permanen tersebut sudah pada lepas.

TANJUNGPINANG – Pantauan Tanjungpinang Pos, Selasa (20/3), kerangka besi hingga plat seng tidak hanya pada di dinding pagar dibagian bawah saja yang lepas. Tetapi, juga terlihat dibagian atas pagar permanen tersebut lepas.

Rusaknya pagar pembatas Laman Boenda, bisa merusak pemandangan mata pengunjung saat berada di Laman Boenda tersebut. ”Kalau tidak salah saya sudah lama lepas. Entah kenapa tidak di perbaiki juga,” kata Awang, salah satu pengunjung saat dijumpai awak media ini.

Pria yang mengaku warga Hutan Lindung, meminta kepada pemerintah untuk tidak membiarkan plat seng yang lepas dari kerangka besi pada pagar pembatas di Laman Boenda. Kalau dibiarkan, menurutnya, kerusakan bakal merambat dari satu titik ke titik lainnya dan bakal meluas.

Baca Juga :  Erman Pimpin Kemenag Tanjungpinang

Pasalnya, kerangka besi tersebut sudah tidak lagi tertutup dengan plat seng tersebut. Sehingga membuat kerangka besi tersebut menjadi karat. ”Ditambah lagi dengan uap air asin. Makin menjadilah berkarat kerangka besi itu. Sayang sekali ya dibiarkan begitu saja,” ucap dia sambil menggelengkang kepalanya.

Selain Awang, Mukhlis, warga Sungai Jang mengaku, prihatin dengan kondisi pagar pembatas yang sudah rusak dibiarkan oleh pemerintah. Pasalnya, merusak pemandangan mata pengunjung saat berada di Laman Boenda. ”Coba lah diperbaiki. Saya yakin bagus. Mudah-mudahan pemerintah bisa memperbaiki pagar ini,” harap dia.

Sementar itu, Kepala Seksi (Kasi) Pertamanan dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, M Heffi Sulistiyawan mengatakan, pihaknya bukan tidak mau memperbaiki kerusakan pada pagar tembok di Laman Boenda tersebut. Namun, perbaiki pagar yang rusak perlu biaya.

Baca Juga :  BNI Bantu Masyarakat Tak Mampu Miliki Rumah

”Kita tidak ada biaya untuk memperbaiki itu. Karena kita ini sedang devisit,” kata M Heffi Sulistiyawan saat dijumpai awak media ini di kantornya berada di Jalan Peralatan, Km 7 Tanjungpinang.

Kata Heffi, lepasnya plat seng yang menutupi kerangka besi pada pagar tersebut, bisa jadi dikarenakan berkarat. Ini dikarenakan korosi air laut. Pasalnya, uap air laut yang bisa membuat besi tersebut berkarat.

Kedepannya, pihaknya berkeinginan untuk mengubah desain pagar pembatas tersebut. Yang awalnya, pagar ditutupi dengan kerangka besi hingga dilapisi plat seng. Nanti, kedepannya akan ditutupi keramik warna. Supaya lebih bagus hingga mengundang daya tarik masyarakat untuk berkunjung ke Laman Boenda Tepilaut Tanjungpinang.

Baca Juga :  Dari Kita Untuk Kita

”Kalau ada anggarannya, kita langsung kerjakan. Tapi, perlu kita ajukan dulu anggarannya. Saya belum hitung berapa anggaran yang dibutuhkan,” ucap dia.

Meskipun sudah terjadi, ia tetap menghimbau kepada masyarakat khususnya pengunjung untuk menjaga hingga merawat fasilitas di Laman Boenda Tanjungpinang. Karena fasilitas maupun taman yang ada bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja. ”Tapi, tanggungjawab kita bersama. Baik itu masyarakat dan pemerintah. Jangan di rusak,” sebut dia.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here