Pajak Kendaraan Dijemput ke Pelosok

0
668
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun saat saat meresmikan pengoperasian lima unit bus operasional Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Kepri bersama pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri di Dompak, Rabu (3/1) lalu. f-suhardi/tanjungpinang pos

Gubernur Resmikan Lima Mobil Operasional Samsat

Untuk melayani masyarakat pulau membayar pajak kendaraan bermotor, Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Ase Daerah Pemprov Kepri melakukan jemput bola.
Sehingga masyarakat yang sudah memiliki kendaraan bermotor akan mendapatkan sosialisasi cara membayar pajak dan mendapatkan layanan prima.

DOMPAK – Karena pelayanan pajak akan hadir di pelosok desa dan pulau-pulau sekitarnya yang mudah terjangkau. Untuk itu, lima kendaraan operasional Dispenda Layanan Pajak Pemprov Kepri sudah disiapkan untuk mobile ke pelosok di Kepri. Mobil ini diresmikan Gubernur Kepri H Nurdin Basirun di Halaman Kantor Gubernur Pulau Dompak, Rabu (3/1). ”Saya minta ini segera disebar ke pulau-pulau,” tegas Nurdin kepada Plh Kadispenda Pemprov Kepri, Muhammad Hasbi saat peresmian itu.

Saat ini disampaikan Hasbi, layanan kendaraan Samsat masuk desa ini akan menyebar di Bintan dan Tanjungpinang. Secara bertahap, dirinya menyampaikan, kendaraan tersebut bisa saja dikirim ke Lingga, Anambas bahkan Kabupaten Natuna.

Di sela-sela peluncuran kendaraan tersebut, terlihat hadir Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Lukita Dinarsyah Tuwo, Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Ketua LAM Kepri H Abdul Razak, pejabat MenpanRB, bahkan perwakilan pejabat Polda Kepri, petugas Samsat di seluruh kabupaten/kota di Kepri.

Peluncuran kendaraan tersebut ditandai dengan acara adat oleh LAM Kepri, yakni dengan menabur beras kunyit, serta siraman air di bagian depan mobil. Hasbi menyampaikan, layanan kendaraan ini dalam rangka sebagai upaya untuk mendekatkan pelayanan pada masyarakat.

Keberadaan kendaraan ini nantinya tidak hanya untuk tempat membayar pajak, tetapi yang paling penting dapat membangun komunikasi yang lebih efektif antara petugas dengan masyarakat awam.

Target Dispenda mulai Tahun 2018 ini, pajak dari kendaraan bermotor mulai pelan-pelan dipungut, mengingat sejauh ini potensi masyarakat dalam membayar pajak masih berkisar 40 persen atau berkisar 1,2 juta konsumen. Maka dilakukan layanan jemput bola khususnya di pulau-pulau.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here