Pajak Parkir Mulai Diterapkan

0
240
Kendaraan memenuhi lokasi parkir di salah satu objek wisata Batu Kapur, baru-baru ini F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Untuk mengoptimalkan penerimaan pajak parkir, Pemkab Natuna baru mulai menerapkannya di dua titik diantaranya, Pasar Ranai dan tempat wisata Batu Kapur.

NATUNA – Kepala Bidang Pendapatan, Badan Pengelola Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Natuna, Wan Andriko menuturkan, saat ini penerapan pajak parkir di wilayah Kabupaten Natuna baru di dua tempat.

Hal ini penting dilakukan untuk pemasukan pajak daerah yang selama ini masih minim. Dan rencananya secara bertahap penerapan tersebut akan diberlakukan kepada tempat wisata dan lainnya. ”Saat ini kita baru mulai menerapkannya di dua tempat yaitu Pasar Ranai dan tempat wisata Batu Kapur,” Kata Kabid Wan Andriko, Senin (2/4) melalui selulernya.

Ia menjelaskan, pajak parkir adalah pajak atas penyelenggaraan tempat parkir di luar badan jalan baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor.

Pajak ini merupakan pajak yang sesuai dengan Perda nomor 1 tahun 2011 yang diperuntukkan daerah Kabupaten Natuna. Pajak ini dapat dialokasikan untuk mendanai pembangunan sarana dan prasarana yang secara langsung dapat dinikmati oleh pembayar pajak dan seluruh masyarakat. Sedangkan retribusi parkir sekarang masih menunggu pembahasan.

”Jadi saat ini yang baru bisa kita terapkan ya Pajak Parkir. Sedangkan untuk retribusi parkir, masih menunggu perda yang masih dalam proses pembahasan di DPRD Natuna,” ungkapnya.

Pendapatan yang dihasilkan dari pajak parkir, lanjut Wan Andriko, langsung dikelola oleh BPKPAD Natuna. Dan rencananya penerapan pajak ini akan menyeluruh di setiap tempat objek wisata di luar badan jalan.

”Dengan adanya pajak parkir ini kita berharap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Natuna bisa bertambah. Makanya kita akan lakukan secara bertahap nantinya,” ujarnya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Sofyan mengatakan, saat ini tim panja masih terus bekerja untuk menyelesaikan tugas tentang Retribusi Daerah.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here