Pajak Tanah Warga Terkumpul Rp 19 Miliar

0
357
BUPATI Bintan H Apri Sujadi didampingi Yuzet memberikan penghargaan kepada pengusaha taat pajak, belum lama ini. F-yendi/TANJUNGPINANG POS

BINTAN – PAJAK dari pungutan tanah dan bangunan milik warga Bintan terkumpul Rp 19 miliar, pada tahun 2017 lalu. Pungutan pajak tanah dan bangun warga ini dinilai paling mendongkrak bagi Pemkab Bintan, dalam pengumpulan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bintan Yuzet menjelaskan, target pengumpulan PAD tahun 2017 lalu, sebesar Rp 159 miliar. Namun, BPPRD Bintan merealisasikan pengumpulan PAD itu mencapai Rp 181 miliar, atau melampaui target berkisar 17 persen (Rp 26 miliar) dibandingkan realisasi PAD pada tahun 2016 lalu, sebesar Rp 155 miliar.

Yuzet menerangkan, sektor pajak daerah yang paling mendongkrak realisasi penerimaan pajak daerah pada tahun 2017 itu, adalah dari pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Dari Rp 7 miliar yang ditargetkan Pemkab Bintan, BPPRD bisa mengumpulkan Rp 19 miliar dari pungutan pajak tanah dan bangunan warga di Bintan.

”Ada sekitar Rp 12 miliar (237 persen), kelebihan dari target itu,” sebut Yuzet saat mendampingi Bupati Bintan H Apri Sujadi dalam konferensi pemerintah daerah kepulauan se-Indonesia, di Kota Batam, Senin (29/1) kemarin.

Menurutnya, pungutan pajak BPHTB ini bisa melebihi target, karena memaksimalkan potensi pajak disektor perizinan bangunan, dan pemutakhirkan data terkait potensi lahan kosong. Sebelumnya lahan tidak dibangun, sekarang sudah mulai dibangun. Sehingga jelas ada objek pajaknya, guna meningkatkan sektor pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Selain BPHTB, lanjut Yuzet, sektor pajak yang mempengaruhi realisasi PAD 2017 Bintan itu, berasal dari pajak hotel. Target pengumpulan pajak hotel sebesar Rp 73 miliar, berhasil direalisasikan Rp 82,5 miliar, atau naik berkisar 16 persen, atau naik Rp 12 miliar dibandingkan realiasi pajak hotel pada tahun 2016 lalu, sebesar Rp 70 miliar.

”Pajak hotel itu penyumbang 34 persen, dari total PAD 2017 Bintan yang kita dapatkan Rp 181 miliar itu,” ungkap Yuzet.

Bupati Bintan H Apri Sujadi mengatakan, peningkatan PAD dari pungutan pajak ini memerlukan usaha dan terobosan baru. Pemkab Bintan harus bekeja ekstra, guna memaksimalkan penerimaan itu.

”Untuk tahun 2018 ini, kita naikan lagi proyeksi PAD itu, sudah di atas Rp 200 miliar. Meski demikian, kita tetap berharap agar Pemprov Kepri mengalokasikan dana pembangunan di Bintan itu, lebih besar. Karena, Bintan memerlukan banyak anggaran untuk bangun infrastruktur, pada tahun 2018 ini,” tambah H Apri Sujadi.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here