Pakai Tol Laut, Barang Rusak dan Hilang

0
522
Basri saat memperlihatkan barang miliknya yang hilang dan rusak ketika sampai di rumahnya yang dikirim dengan kapal Tol Laut. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

NATUNA – PELAKU usaha di Ranai kecewa dengan pelayanan kapal Tol Laut yang dioperasikan PT Multi Terminal Indonesia (MTI). Walau ongkos pengiriman murah, tetapi barang dagangan yang dikirim dengan kapal itu rusak ketika sampai di Natuna.

Basri, seorang pelaku usaha di Kota Ranai mengatakan, ia memesan barang dari Jakarta melalui jasa kapal Tol Laut. Ia mengungkapkan, awalnya senang karena bisa membawa barang dengan biaya pengiriman yang murah.

”Tetapi, walau murah ternyata tidak memberikan rasa aman. Soalnya barang yang saya pesan dari Jakarta rusak. Bahkan, beberapa barang yang saya pesan juga hilang,” kata Basri, Kamis (4/1).

Menurutnya, jelas membuat rugi bagi para pelaku usaha yang ingin menggunakan jasa kapal Tol Laut ke depannya. Sedangkan modus yang terjadi yakni dengan merobek karung barang dan setelah diambil maka untuk menutupinya dimasukkan kertas koran dan dijahit kembali.

Dengan kejadian ini, lanjut Basri, ia tidak akan menggunakan jasa kapal Tol Laut lagi. ”Jadi barang itu diambil dengan merobek karung. Untuk menghilangkan jejak, karung itu diisi kertas koran dan dijahit kembali. Gara-gara ini, saya rugi Rp 5 juta lebih,” ungkapnya.

Sales marketing eksekutif PT MTI Lisma saat dikonfirmasi berkilah, bahwa yang bersangkutan yakni bapak Basri tidak terdaftar dalam data manifes pengiriman pada PT MTI. Anehnya lagi, pihak PT MTI mengatakan ada agen selain PT MTI yang juga memanfaatkan kapal Tol Laut.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here