Panggung HPI Semarak dalam Kesederahanaan

0
656
Kolaborasi: Cg Kamrin (dari kiri), Buralimar, Nyat Kadir, Taufik Ace Muntasir kolaborasi di panggung HPI 2017 di rumahitam.f-tarmizi/tanjungpinang pos

Batam – Pelaksanaan Peringatan Hari Puisi Indonesia (HPI) 2017 di laman kata rumahitam, Sabtu (22/7) malam berlangsung semarak dalam kesederhaanaan. Panggung ukuran 2×2,5 meter dengan latar belakang poster HPI 2017 diberi sentuhan artistik 4 petromak, motor literasi dan kios papan nama nomor rumah. Suasana alam di laman kata rumahitam, dengan sejumlah pohon penghijauan berpadu degan artistik panggung, yang posisinya persis di bawah pokok sawit laman kata rumahitam.

Empat tokoh terkemuka di Batam dan Kepulauan Riau, yang semula dijadwalkan tampil membacakan puisi, hanya dua orang yang hadir, yakni Senator DPD RI, Hardi S Hood dan anggota DPR RI, Drs H Nyat Kadir. Sementara penggagas HPI, Dt Sri Lela Budaya Rida K Liamsi dan Wawako Batam, Amsakar Achmad tidak dapat hadir, karena harus berangkat ke luar kota. ”Malam panggung HPI di laman kata rumahitam, mengusung tema Melawan dengan Kalam. Melawan tidak berarti kita punya musuh. Musuh kita yang sesungguhnya adalah diri sendiri. Musuh kita adalah kezaliman, dan bagaimana kita memulai dari diri sendiri agar tidak berbuat zalim,” sebut Tarmizi dalam sambutan singkatnya.

Baca Juga :  Pasar Second Aviari Terbakar

Panggung HPI 2017 di rumahitam, juga dihadiri Kadis Pariwisata Provinsi Kepri, Drs Bur Alimar yang malam itu tampil membacakan puisi dengan iringan gitar yang ia petik sendiri. Sedangkan Hardi S Hood tampil membacakan puisi Panggil Aku Melayu. Sementara Nyat Kadir tampil mebacakan Gurindam 12 karya Raja Ali Haji, disusul dengan menyanyikan lagu Menjaring Matahari dari Ebid G Ade.
Sedangkan penyair dan pembaca puisi malam itu, ada Iman Alang Dilaut dari Dabosingkep, Rahmanidar, Jefi Chandara, Fayentia, Monaliza Hamzah, Taufik Ace Muntasir, Ihsan, Chanchan yang malam itu duet dengan Prasetyo dan Saverius Moa serta Laka Amun Mama yang malam itu timpil perdana dimulainya panggung HPI.

Baca Juga :  Tren Investasi Baik, Walau Ada Covid-19

Sejumlah pembaca puisi yang biasa tampil di panggung rbb (rumahitam batam berpuisi) setiap malam ahad pekan kedua, yang jadi jadwal rutin bulanan di laman kata rumahitam, seperti Risma, Rahayu Sagita, Wiwit, Esal, Heni Amara, Fanny Manik, Alim Sani, Santi, M Nur dan sejumlah pembaca puisi lainnya, yang malam itu mencapai 24 orang pembaca Puisi.

Panggung HPI 2017 rumahitam, semakin semarak dengan kehadiran Penyair Puisi Berlagu dari Singapura, Cg Karmin yang tampil memukau dengan permainan uqulelenya sambil mebawakan puisi-puisinya yang sangat kental dengan idiom-idiom Melayu yang dilagukan. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here