Pansus Terus Gesa Ranperda Parkir

0
309
TAHUN ini Pemerintah Kabupaten Karimun akan memberlakukan Perda tentang retribusi parkir untuk meningkatkan penerimaan daerah. F-ALRION/tanjungpinang pos

Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perparkiran di Karimun terus digesa di DPRD, untuk disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

KARIMUN – ”Pembahasan Ranperda masih berjalan, termasuk dengan pihak terkait dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub). Konsultasi atau studi banding ke daerah lain pun telah dilakukan, tidak hanya sekarang setelah Pansus Ranperda ini ada, tetapi untuk mencari bahan atau perbandingan antara daerah yang telah memiliki perda parkir,” kata Rodiansyah, anggota Pansus Ranperda Parkir, Kamis (8/2).

Ia menambahkan, ada usul dimana setiap pemilik kendaraan roda dua dan roda empat atau lebih langsung membayarkan retribusi parkir sekali dalam 1 tahun atau saat membayar pajak kendaraan bermotor.

Nantinya, pemilik kendaraan akan diberikan stiker tanda telah lunas kewajiban parkir. Ini masih dibahas, lanjut nya, termasuk salah satu yang bakal diterapkan dalam pasal sistem pembayaran.

Atau di pungut pada Dinas Perhubungan, bagi yang telah lunas maka diberikan stiker atau tanda dan kartu telah melunasi kewajiban parkirnya.

Maka nantinya jika dipungut petugas parkir, pemilik kendaraan tinggal menunjukkan kartu tersebut kepada petugas.

Jika hal tersebut diterapkan, akan berdampak kepada petugas parkir di jalan atau ditempat umum. Terkait ini, Dishub akan mendata seluruh petugas parkir di Karimun.

”Mereka harus didata dengan baik dan ada kordinator sebagai penanggung jawab nya. Mereka diberikan insentif setiap bulannya dari hasil retribusi parkir,” terangnya.

Untuk kelancaran atau pengaturan kendaraan parkir di jalan tetap dibutuhkan petugas. Sehingga, kendaraan yang parkir akan tertata dengan rapi terutama di sekitaran pelabuhan dan Jalan Nusantara.

Tujuan dari pembuatan Perda tentang Parkir selain menertibkan parkir, termasuk sebagai dasar pihak pengelola parkir dan meningkatkan penerimaan daerah.

Jika parkir dikelola dengan baik, diprediksi setiap tahun dapat menyumbang diatas Rp 1 miliar dari sektor parkir, masih jauh dari penerimaan tahun lalu.

Parkir menjadi salah satu potensi untuk meningkatkan pendapatan, sebagaimana dilaksanakan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun dan Perusda Karimun saat ini.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here