Pantai Berakit Tercemar Limbah

0
880
LIMBAH: Pengunjung Pantai di Desa Berakit melihat limbah minyak hitam di kawasan pantai tersebut, Minggu (9/4). F-jendaras/TANJUNGPINANG POS

TELUKSEBONG – Pantai di sepanjang Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong kembali tercemarlimbah minyak hitam (sludge oil). Padahal, musim angin utara sudah lewat.

Limbah minyak hitam bisa ditemui ketika mengunjungi desa tersebut. Butiran-butiran minyak hitam mencapai sebesar buah mangga itu berserakan di pantai.

Arul (34), seorang warga setempat mengatakan, kondisi tersebut sudah terjadi secara kontinyu sejak bulan Januari lalu. Limbah yang sedikit demi sedikit naik ke pantai semakin mengotori pantai.

”Kami sebagai warga dan nelayan di sini, kadang kami bersihkan. Namun, limbahnya datang terus. Penanganan dari pemerintah belum ada. Makanya hingga saat ini masih banyak,” sebutnya, Minggu (9/4) kemarin.

Baca Juga :  Polres Bintan Siapkan Metal Detector

Ia menyampaikan, tidak hanya di pantai saja. Limbah tersebut juga terdapat pada radius 1 kilometer menuju laut. Ini terlihat dari karang dan jaring nelayan yang kerap terkena limbah minyak.

”Kadang air laut terlihat berminyak, jadi ikan-ikan di pinggir pun dah susah nak dapat,” ungkapnya.

Febrian seorang pengunjung mengatakan, kondisi pantai yang terkena limbah terasa bau menyengat. Kemudian limbah minyak yang mengenai sandal dan celana juga susah dihilangkan.

”Kalau kami lihat ya hampir di sepanjang pantai ada. Sayang juga pantai-pantai di sini kerap dicemari limbah. Padahal wisata dan hasil perikanan di wilayah sini menjadi tumpuan masyarakat,” katanya. (aan)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here