Panwaslu Copot Baliho Syahrul dan Lis

0
256
Panwaslu bersama Satpol PP menurunkan baliho milik pasangan calon Wali Kota Tanjungpianng H Syahrul-Rahma F-Istimewa

Panwaslu Tanjungpinang mulai membersihkan spanduk dan baliho milik pasangan calon Wali Kota Tanjungpinang yang dipasang secara ilegal.

TANJUNGPINANG – Baliho dan spanduk yang ditertibkan itu berisi dukungan ke pasangan calon nomor urut 1 H Syahrul-Rahma dan nomor urut 2 H Lis Darmansyah-Maya Suryanti. Meskipun, kampanye mulai digelar 15 Februari lalu dan akan berlangsung sampai 23 Juni, Panwaslu tetap menurunkan baliho yang tak sesuai aturan.

Saat penertiban, Panwaslu dibantu oleh Satpol PP dan polisi dalam pencopotan dan pembersihan spanduk dan baliho calon yang terpasangan rapi. Pencopotan ini karena dianggap baliho ilegal, tidak sesuai desain dari KPU dan posisinya tidak sesuai aturan.

Empat alat peraga kampanye (APK) miliki kedua calon pejabat nomor satu di Tanjungpinang itu yang dicopot berada di lokasi berbeda. Ada di Jalan Borobudur, Sunaryo, Pancur dan Jalan Karet. ”Kita tegas, akan terus kita turunkan APK yang tidak sesuai aturan,” kata Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang, Maryamah kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (8/3).

Kata Maryamah, Panwaslu menilai empat APK dipasang dua paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang diluar zona yang sudah disepakati bersama. Kemudian, desain ditampilkan pada APK jenis baliho berbeda dengan yang diserahkan tim pemenangan Syahrul-Rahma dan Lis-Maya ke KPU Kota Tanjungpinang.

”Karena hasil desain APK itu telah disepakati bersama. Yang kita temukan itu tidak sama desainnya dengan diserahkan ke KPU,” ucap Maryamah.

Saat ini, lanjut dia, empat APK tersebut sekarang berada di Kantor Sekretariat Panwaslu Kota Tanjungpinang. APK tersebut bisa diambil oleh tim paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang bagi yang mau. Dengan catatan, APK yang sudah diamankan tersebut tidak boleh dipasang kembali. Baik itu di pasang di tepi jalan maupun di tempat rumah pemenangan paslon tersebut.

Apabila ditemukan kembali, maka pihaknya akan menurunkan PAK tersebut. ”Sebelumnya, tim tersebut membuat surat perjanjian disaat ingin ambil APK tersebut. Sanksinya hanya teguran saja. Di tegur tak diindahkan, langsung kita turunkan APK itu. Hanya itu saja sanskinya,” tegas dia.

Selain itu, pihaknya sudah memiliki target sasaran untuk menurunkan kembali APK milik paslon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang dalam waktu dekat ini. Hanya saja, pihaknya masih merahasikan titik mana saja menjadi target penurunan APK tersebut. ”Ada. Ini masih rahasia. Karena ini masih dalam pemantauan kami,” tegasnya.(ANDRI-ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here