Panwaslu dan RT/RW Sukseskan Pilwako

0
100
DISKUSI: Forum Komunikasi RT/RW Kecamatan Tanjungpinang Timur bersama Panwaslu saat bersilaturahmi di kantor Harian Tanjungpinang Pos, Senin (4/12). f-andri/tanjungpinang pos

BINTANCENTRE – Panwaslu Tanjungpinang dan Forum RT/RW Kecamatan Tanjungpinang Timur berkomitmen bersama untuk membangun pilkada yang demokrasi, bersih dan bermartabat. Kemudian, RT/RW netral dalam pemilihan Wali Kota Tanjungpinang dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, 27 Juni 2018.

”Kami Ketua RT dan RW di Tanjungpinang Timur, jumlah 276 siap mengawal pilkada agar berjalan dengan lancar dan jujur,” kata Rumono, juru bicara Forum Komunikasi RT/RW Kecamatan Tanjungpinang Timur, saat bersilaturahmi di Kantor Harian Tanjungpinang Pos, kemarin.

Ia didampingi Ketua Forum Komunikasi RT dan RW Kecamatan Tanjungpinang Timur, Siswo dan Komisioner Panwaslu, Zaini. Disambut langsung Redpel Tanjungpinang Pos, Martunas dan Abas. ”Kami (RT/RW, red) tetap akan mengawal pilkada berjalan baik. Kami tidak berpihak di salah satu calon kepala daerah,” kata Rumono, kemarin.

Zaini mengatakan, peran RT/RW sangat dibutuhkan karena sebagai ujung tombak di masyarakat. ”Bahwa silaturahmi ini semakin mempererat rasa kekeluargaan Panwaslu dengan Forum RT/RW, tegasnya. Dalam menghadapi Pilkada 2018, Panwaslu semakin meningkatkan fungsi pengawasan dengan berbagai stakeholder dan kegiatan sosialisasi setiap tahapan piilkada,” tegasnya.

Sebelum ke Tanjungpinang Pos, pengurus Forum RT RW Tanjungpinang Timur juga sudah silaturahmi ke kantor Panwaslu. Dari pertemuan dengan Panwaslu dan Forum Komunikasi RT dan RW juga disepakati, Panwaslu Kota Tanjungpinang akan melakukan pemberitaan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada FK-RT/RW se-Kecamatan Tanjungpinang Timur (Kelurahan Batu XI, Kelurahan Pinang Kencana, Kelurahan Air Raja, Kelurahan Kampung Bulang, Kelurahan Melayu Kota Piring) atas kekeliruan dalam pemberitaan pada tanggal 29 November 2017, terkait dengan istilah ”Indikasi Ketua RT/RW diduga akan dilibatkan untuk memenangkan salah satu pasangan calon Wali Kota Tanjungpinang” namun yang dimaksud adalah antisipasi adanya potensi kerawanan keterlibatan RT/RW.

Kemudian, Panwaslu Kota Tanjungpinang akan memuat berita klarifikasi dan permohonan maaf melalui media yang sama (Tanjungpinang Pos) pada tanggal 5 Desember 2017. Dan, dengan adanya berita acara ini, maka kesalahpahaman dalam pemberitaan tersebut di atas dinyatakan sudah selesai dan tidak ada lagi tuntutan kepada Panwaslu Kota Tanjungpinang. (dri/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here