Panwaslu Mulai Gelar Sidang Gugatan Pilwako

0
343
Maryamah (tengah) memimpin sidang sengketa Pilkada gugatan bakal calon Independen yang menggugat keputusan KPU terkait penepatan calon. F-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Tanjungpinang, mulai menggelar sidang gugatan pasangan bakal calon (balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Edy Safrani dan Edi Susanto, dari jalur perseorangan atau independen.

Bacalon Wako dan Wawako ini menggugat KPU Tanjungpinang, karena mereka tidak lolos sebagai calon Wali Kota Tanjungpinang, pada saat penetapan calon yang digelar di kantor KPU Tanjungpinang, Senin (12/2), lalu.

”Alhamdulillah sidang musyawarah penyelesaian sengketa tersebut berjalan dengan lancar,” kata Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang, Maryamah kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (21/2).

Maryamah mengatakan, dua objek gugatan yang ditujukan paslon perseorangan tersebut, untuk KPU Kota Tanjungpinang. Karena dalam hal ini, KPU Kota Tanjungpinang sebagai permohon. Sedangkan paslon perseorangan sebagai pemohon dalam sidang musyawarah penyelesaian sengketa Pilkada Tanjungpinang.

Objek gugatan pertama, lanjut Maryamah, pemohon merasa keberatan terhadap berita acara yang disampaikan oleh KPU Tanjungpinang terhadapnya. Intinya, kenapa KPU menyatakan bahwa paslon perseorangan belum memenuhi syarat pencalonan.

Objek gugatan kedua, adalah tentang hasil keputusan KPU tentang penetapan dari bakal calon menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Tanjungpinang, yang berlangsung di kantor Sekretariat KPU Kota Tanjungpinang, belum lama ini.

Jadi, penyampaian dua objek gugatan ini hanya didengar oleh permohon. ”Nanti, permohon akan menjawab pertanyaan yang disampaikan pemohon dalam agenda penyampaian jawaban pada tanggal 23 Februari 2018. Kita tunggu aja, apa yang akan dijawab oleh permohon tersebut,” ucap Maryamah.

Kata dia, kalau berdasarkan aturan ada lima tahapan untuk menyelesaikan sengketa Pilkada. Tahap pertama itu, pemohon menyampaikan objek gugatan terhadap permohon.

Tahapan yang kedua, permohon diberikan kesempatan untuk menjawab atas yang sudah ditanya oleh pemohon pada saat sidang musyawarah sengketa Pilkada tersebut. Ketiga, baru masuk dalam tahapan untuk menghadirkan bukti dari kedua belah pihak, yaitu pemohon dan permohon.

Tahapan keempat, masih kata dia, pihaknya langsung menyimpulkan laporan yang disampaikan dari kedua belah pihak, yaitu pemohon dan permohon. ”Terakhir, yaitu tahap kelima baru kita langsung kita memberikan keputusan dalam sidang musyawarah sengketa Pilkada tersebut. Semua secara bertahap sesuai jadwal nanti,” sebut dia.

Dalam kesempatan ini, Divisi Pengarah Popja Pencalonan, Zulkifli Riawan mengatakan, pihak KPU Kota Tanjungpinang sudah siapkan jawaban, yang digugat oleh pihak pemohon. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here