Panwaslu Turunkan 35 Pengawas di Debat Paslon Pilwako

0
111
Ketua Panwaslu bersama komisionernya foto bersama dengan Panwascam dan PPL. f-istimewa

TANJUNGPINANG – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tanjungpinang bakal melakukan optimalisasi pengawasan langsung dan melekat terhadap proses kampanye debat publik calon Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2018. Debat sendiri akan diselenggarakan oleh KPU Hotel CK Tanjungpinang, Minggu (22/4) malam.

”Pengawasan debat publik diatur dalam Perbawaslu No. 12 Tahun 2017, untuk memastikan semua proses berlangsung sesuai Peraturan KPU No.4 Tahun 2017,” kata Ketua Panwaslu Kota Tanjungpinang, Maryamah, kepada Tanjungpinang Pos, kemarin.

Sambung dia, Panwaslu telah mempersiapkan jajaran pengawas untuk mengawasi dan memantau proses kampanye debat putaran pertama ini, berlangsung sesuai dengan ketentuan dan peraturan.

”Panwaslu akan menurunkan 35 orang pengawas yang tersebar di dalam dan luar ruangan, serta sekitar hotel CK, untuk memastikan acara berlangsung tertib, semoga tidak ada pelanggaran, jika terdapat dugaan pelanggaran, maka Panwaslu akan segera melakukan proses penindakan,” ujar Maryamah.

Sementara itu, Muhamad Zaini Komisioner Panwaslu Kota Tanjungpinang, menambahkan kalau jajaran pengawas yang diturunkan telah mendapatkan arahan dan bimbingan terkait proses dan fokus pengawasan debat publik.

Zaini menjelaskan bahwa sesuai dengan UU No.10 Tahun 2016 Pasal 63, bahwa debat publik merupakan salah satu metode kampanye, yang dilaksanakan sebagai wujud dari pendidikan politik masyarakat yang dilaksanakan secara bertanggung jawab.

”Kedua pasangan calon dapat memaksimalkan kampanye debat publik untuk menawarkan visi, misi, program pasangan calon yang bertujuan mengenalkan dan meyakinkan pemilih, sehingga masyarakat dapat memahami dan menilai gagasan program kesejahteraan serta arah pembangunan dari calon pemimpin pilihannya,” ujar Zaini yang juga Kordiv Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga.

Secara subtansial, sambung dia debat publik merupakan expose gagasan besar calon pemimpin Kota Tanjungpinang, dalam meningkatkan kesejahteraan, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah.

Kemudian, menyerasi pelaksanaan program daerah dengan nasional, dan memperkokoh NKRI dan kebangsaan, yang menyentuh dimensi pendidikan, ekonomi, sosial, pemerintahan, kebudayaan, politik maupun keamanan.

Dalam proses debat publik nanti, diantara fokus pengawasan Panwaslu, sesuai dengan Perbawaslu No.12 Tahun 2017, untuk memastikan acara debat publik dilakukan secara profesional, independen, dan tidak memihak kepada salah satu pasangan calon.

”Sebagai upaya pencegahan, Panwaslu telah mengingatkan kepada KPU, agar semua proses sesuai dengan peraturan, diantaranya moderator maupun panelis dari kalangan profesional, jujur, simpatik, dan tidak memihak,” tegas Zaini

Sesuai PKPU No.4 Tahun 2017 Pasal 21 Ayat 6, pada saat acara berlangsung moderator dilarang memberikan komentar, penilaian dan kesimpulan terhadap penyampaian materi debat dari setiap pasangan calon.

Termasuk pengawasan terhadap kesempatan hadir dan kemudahan akses bagi penyandang disabilitas. Serta pengawasan terhadap netralitas ASN, maupun penggunaan mobil dinas pemerintah untuk mobilisasi pendukung kedua paslon, pengawasan adanya lembaga penyiaran untuk mempublikasi acara tersebut, serta pengawasan lainnya.

Sesuai kesepakatan tata tertib acara, dalam rakor persiapan debat publik antara Panwaslu, KPU, Polres dan tim pemenangan kedua paslon beberapa waktu lalu, para pendukung dari kedua paslon dilarang membawa atribut kampanye atau alat peraga lainnya dalam bentuk apapun. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here