Para Istri TNI-AL Bentuk Kelompok Tanam Sayuran

0
801
KEPALA DP3 Pemko Raja Khairani (kiri) dan Aspotmar Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto menekan tombol peresmian KWT Patiunus, Selasa (29/5).f-adly bara/tanjungpinang pos

Program Jokowi Berdayakan Kaum Ibu Untuk Ketahanan Pangan

Presiden RI Joko Widodo berharap semua elemen masyarakat bekerja dan bisa menghasilkan pangan. Salah satu gagasannya adalah membentuk Kelompok Wanita Tani (KWT).

TANJUNGPINANG – DI Tanjungpinang, lahan yang tidak luas pun bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan sayuran asalkan dikerjakan dengan telaten. Hal ini sudah dibuktikan KWT di Komplek TNI AL Jalan Patiunus yang anggotanya adalah ibu-ibu istri tentara. KWT Patianus ini resmi berdiri, Selasa (29/5).

Berdirinya KWT Patiunus langsung diresmikan oleh Raja Khairani S.Sos MM, selaku Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Pemerintah Kota Tanjungpinang.

Pada peresmian itu, Raja Khairani berharap KWT Patiunus terus berinovasi dan berhasil mengembangkan pertanian seperti KWT lainnya yang sudah ada. ”KWT Patiunus merupakan kelompok yang keempat dibentuk setelah KWT Pulau Penyengat, Tanjungunggat serta KWT kelurahan Bukit Cermin. Ini merupakan program ketahanan pangan dari pemerintah pusat yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo,” kata Raja Khairani, saat membuka peresmian KWT Patiunus pagi itu.

Menurutnya, dengan mengembangkan sayur-sayuran dan buah-buahan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Terlebih masyarakat Kepri sangat kurang untuk mengonsumsi sayuran, maka dengan program ini ibu-ibu KWT Patiunus turut mendukung untuk membiasakan mengonsumsi sayuran. Sebab, mayoritas masyarakat Kepri hanya terbiasa mengkonsumsi hasil laut seperti ikan dan lainnya karena faktor geografis yang merupakan daerah maritim.

Baca Juga :  Berangkatkan 1.990 Masyarakat Ikut Mudik Gratis

”Program yang kami jalankan ini, seperti yang dilakukan ibu-ibu KWT Patiunus terus berlanjut. Karena, tanaman pertanian yang dikembangkan seperti sayuran dan lainnya tanpa menggunakan pestisida sehingga aman dikonsumsi dan sehat,” jelasnya.

Asisten Potensi Kemaritiman (Aspotmar) Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto yang turut hadir juga mengucapkan selamat kepada ibu-ibu KWT Patiunus yang resmi menjadi kelompok tani.

”Ini sangat mengejutkan, dan perlu didukung pengembangannya ke depan. Karena Kepri selama ini untuk pangan masih bergantung dengan negara tetangga seperti beras dan kebutuhan lainnya,” sebut Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto, saat memberikan sambutan peresmian KWT Patiunus.

Awalnya Ketua RT 04 RW 08 Kelurahan Tanjungpinang Barat, Winarto menghadap dirinya untuk meminta izin menggunakan lahan tidur yang berada di komplek TNI AL Jalan Patiunus untuk di lakukan kegiatan pertanian.

Baca Juga :  Modal Kunci T, Suka Nonton Film Porno

Lantas, Arief Meidyanto turun memastikan lahan tersebut yang sudah ditanami beberapa tumbuhan sayuran. Sebab, salah satu misi tugas Dinas Potensi Maritim Lantamal IV juga membina potensi bidang pertanian untuk masyarakat.

Setelah memastikan, tanpa ragu ia pun langsung mengizinkan permohonan Ketua RT Winarto tersebut. ”Sebagai Aspotmar kami turut bangga dan akan mendukung ibu-ibu KWT Patiunus. Saya yakin ini akan berhasil, terlebih pada peresmian ini beberapa sayuran sudah bisa di panen dan segar dan bisa di bagi-bagikan kepada Warga Patiunus,” ungkapnya.

Winarto juga tidak menyangka, bahwa proposalnya sewaktu mengikuti Musrenbang tingkat kelurahan mendapat persetujuan dari pihak Pemko Tanjungpinang untuk mendapatkan bantuan bibit dan rumah pembibitan serta pupuk.

”Saya berterima kasih kepada DP3 Pemko yang telah memberikan bantuan bibit dan sebagainya, dan pihak Lantamal IV yang telah mengizinkan memanfaatkan lahan tidur di Komplek TNI AL Patiunus.

”Awalnya saya iseng bikin proposal untuk bantuan bibit dan beranggotakan 30 orang, ternyata direspon baik oleh DP3 Pemko,” terang Winarto.

Baca Juga :  Pesawat dari Pulau Bawah Mendarat Darurat di Ocarina

Sementara, lahan yang digunakan berukuran 12×11 meter itu telah 10 tahun lebih hanya ditumbuhi semak. Bersama warga lainnya, lantas Winarto pun membersihkan lahan dan mengajak ibu-ibu untuk mengembangkan pertanian sembari mengisi kegiatan sore hari.

”Alhamdulillah, nikmat rasanya sedari merintis mendapatkan hasil seperti ini. Saya yang terpenting ibu-ibu KWT senang, dan rencana ini berhasi. Awal April kita tanam, panen perdana awal Mei kemarin, sebagai bentuk ujicoba. Nah pada peresmian KWT Patiunus ini merupakan panen sayuran sawi dan kangkung yang kedua kalinya,” sebut Winarto.

Ke depan, KWT Patiunus akan mengembangkan tanaman cabai dan buah seperti pepaya dan terong. Sebab, di dalam rumah bibit yang telah tersedia telah ada beberapa bibit cabai di dalam polibag.

”Semoga ini menjadi awal yang baik, dan kami berharap mampu berkembang serta memberikan manfaat bagi warga Patiunus pada umumnya,” tutupnya.(ADLY BARA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here