Pariwisata Sumbang Produk Domestik Bruto

0
438
seminar PARIWISATA: Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira saat menjadi narasumber seminar pariwisata bersama mahasiswa, Rabu (22/2) kemarin di Kijang. F-Ist/DISPAR BINTAN

Kijang – MAHASISWA yang tergabung di Kelompok Diskusi Nusantara (KDN) menggelar seminar sehari tentang peningkatan kunjungan wisatawan di Bintan di Gedung Dekranasda Bintan, Rabu (22/2) di Kijang.

Seminar ini kerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Sosiologi (Himsos) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang.

”Dengan KDN ini, kita mendapatkan beberapa pemikiran konsep baru bersama mahasiswa. Agar kedepannya kunjungan wisata ke Bintan terus meningkat,” kata Billy Jenawi, selaku penanggung jawab seminar.

Dalam seminar itu, Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Bintan Luki Prawira menyampaikan, di era pemerintahan Presiden Joko Widodo, pariwisata sudah dimasukkan dalam program prioritas.

Selain persoalan infrastruktur, pangan, energi dan maritim. Sektor pariwisata adalah penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB), devisa dan lapangan kerja paling mudah, murah serta cepat.

Tahun 2016, sektor pariwisata Indonesia menyumbangkan 10 persen PDB secara nasional.

”Nilai itu tertinggi diantara negara ASEAN lainnya. Bintan sebagai penyumbang kunjungan wisatawan mancanegara terbesar ke-4 di Indonesia setelah Bali, Jakarta dan Batam,” terangnya.

Karena sektor pariwisata Bintan sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbesar bagi Pemkab Bintan, sehingga perlu adanya upaya untuk terus meningkatkan pendapatan daerah dari sektor itu.

”PAD dari pariwisata, lebih dari 50 persen, atau sekitar Rp 100 miliar,” jelasnya.

Billy menambahkan, bersama mahasiswa dalam KDN dapat mencetuskan ide-ide menarik, dalam mengembangan potensi daerah khususnya sektor pariwisata.

”Mahasiswa punggung kemajuan bangsa, perannya sangat berpengaruh dalam pencapaian kemajuan daerah terlebih masalah potensi daerah,” ungkapnya.

Makhfur Zurachman Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Bintan menambahkan, saat ini Dinas Kebudayaan sedang melakukan langkah-langkah yang terus dikembangkan.

Salah satunya dengan pemetaan baik di sektor budaya, pemuda dan maupun olahraga dan disejalankan dengan agenda pariwisata Bintan.

Misalnya di bidang olahraga akan diangkat olahraga tradisional yang dapat ditampilkan pada ajang wisata internasional.

”Kami terus memperindah beberapa objek kawasan wisata di Bintan, seperti Bukit Kerang dan Dapur Arang.

Kita akan membuat konsep sehingga keduanya menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Bintan,” harapnya.

KDN juga menhadirkan narasumber dari Kabid Pengawasan dan Pengendalian DPMPTSP dan Naker Bintan Nirmalawati, serta Deputi Bintan Tourism Institue Ruddy Firmansyah.

Seminar itu juga dihadiri jajaran Polres Bintan, Danramil Bintan, Dinas Koperasi dan UKM, Dekranasda, PT BRC Lagoi, Kepala Desa Berakit, Desa Malang Rapat, Desa Gunung Kijang.

Selain itu ada juga perwakilan desa wisata, kelompok sadar wisata dan seratusan mahasiswa serta tokoh masyarakat Bintan.(yusfreyendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here