Parpol Harus Lapor APK Tambahan

0
150
Masyarakat foto bersama maskot KPU Provinsi Kepri belum lama ini di Lapangan Pamedan, Tanjungpinang. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Peserta Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 disarankan untuk melaporkan Alat Peraga Kampanye (APK) tambahan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri. Sehingga APK yang dibuat oleh partai politik (parpol) memiliki legalitas.

TANJUNGPINANG – ”APK tambahan parpol perlu dilaporkan ke KPU,” kata Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepri, Idris kepada Tanjungpinang Pos, Senin (8/10).

Legalitas yang dimaksud, kata Idris, bisa jadi hasil desain APK tambahan terlebih dahulu diserahkan parpol ke KPU. Agar desain APK yang dibuat oleh masing-masing parpol tidak melanggar aturan yang ada.

Atau, bisa jadi didesain APK tambahan ada logo KPU maupun tanda lainnya. Untuk melakukan ini semua perlu ada kesepakatan antara KPU Provinsi Kepri sebagai penyelenggara pemilu dengan peserta pemilu.

Selain itu, KPU Provinsi Kepri tahu berapa banyak APK tambahan yang dibuat oleh masing-masing parpol tersebut. Karena data APK tambahan yang dicatat oleh KPU perlu dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Kepri.

”Biar kita sama-sama untuk mengecek atau memantau APK tambahan itu. Sampai sekarang, kita belum menerima laporan berapa banyak APK tambahan yang dibuat oleh parpol dari KPU,” tegas dia. Karena ia harapkan, masing-masing parpol untuk tidak membuat lebih APK tambahan yang sudah ditentukan dalam aturan.

Sebelumnya, anggota KPU Provinsi Kepri, Parlindungan Sihombing pernah mengatakan, ada beberapa jenis APK tambahan yang diperbolehkan peserta pemilu mengadakan sendiri misalnya cetak 10 spanduk, 5 baliho dan 2 videotron. ”Semua ini biayanya ditanggung oleh parpol tersebut. Bukan kita yang membiayai itu semua,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here