Parpol Pengusung Sanur Pecah

0
905

Nurdin Malas Undang Rapat

Parpol pengusung Sani-Nurdin (Sanur) akhirnya pecah. Hal itu terjadi sejak Demokrat, PPP dan PKB mengusulkan nama Mustofa Widjaja pengganti Agus Wibowo (AW) ke DPRD Kepri.

DOMPAK – NURDIN Basirun selaku Ketua DPW Partai NasDem Kepri mengatakan, dirinya sudah tiga kali mengundang lima parpol pengusung Sanur untuk melakukan pertemuan membahas nama pengganti AW.

Tiga kali diundang rapat, hanya sebagian yang datang. Mendadak pula tiga parpol mengusulkan nama Mustofa Widjaja ke DPRD tanpa sepengetahuan Nurdin dan Gerindra.

Karena itu, Nurdin menegaskan, ia tidak akan mengundang atau mengumpulkan parpol pengusung Sanur untuk membahas nama Cawagub pengganti AW. ”Buat apa saya undang dan ngumpul lagi untuk membahas nama cawagub itu. Karena tiga partai itu (Demokrat, PPP dan PKB) sudah mengusulkan nama ke DPRD,” ujar Nurdin kepada Tanjungpinang Pos, pekan lalu.

Baca Juga :  Ternyata Dia Anak Artis Malaysia

Ditambahkannya, dengan telah diajukannya nama cawagub oleh ketiga partai pengusung ini, tidak mungkin, dirinya akan menarik kembali atau membatalkan usulan nama cawagub tersebut dari DPRD Kepri.

Sebetulnya, nama cawagub yang diajukan tiga parti pengusung itu, belum ada kesepakatan dari semua partai pengusung. Gerindra dan NasDem belum menyetujui atau belum memberikan dukungannya.

”Kemarin belum ada kesepakatan nama cawagub itu, tetapi tiga partai ini telah mendahului mengajukan remunisasi ke DPRD Kepri. Kan saya tidak enak menarik atau membatalkannya lagi. Kalau sudah disepakati bersama, dan saya menandatangani kan lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga :  Pacar dan Orang Tua Angkat Giliran Perkosa Remaja 17 Tahun

Dengan diusulkannya nama Mustofa oleh tiga parpol tersebut, Nurdin malah dituding tidak serius dan sengaja memperlambat pemilihan cawagub.

Menanggapi hal ini, Nurdin mengatakan, bahwa sejak awal inisiatif untuk mengumpulkan dan berembuk dengan partai pengusung sudah dilakukannya.

Bahkan, sebelum penyerahan nama Isdianto dan Agus Wibowo ke DPRD. Selanjutnya, AW dinyatakan tidak lolos verifikasi persyaratan, dan akhirnya dicoret DPRD, dirinya sudah berusaha beberapa kali mengumpulkan partai pengusung.

”Tapi selalu gagal berkumpul semua. Ada saja pimpinan partai yang tidak hadir dengan berbagai alasan,” tegasnya.

”Sekarang, jelas siapa sebenarnya yang memperlambat. Apakah saya yang sudah mengundang mereka tiga kali?” kata dia berbalik tanya.

Baca Juga :  Suami Berangkat Tugas, Istri Prajurit Dimotivasi

Dijelaskannya, perlu diketahui, untuk mengganti dan mengajukan nama cawagub baru, tentu harus persetujuan bersama dan ada rekomendasi/persetujuan DPP partai masing-masing.

Terkait sejumlah partai pengusung Sanur yang telah mengajukan nama pendamping Isdianto ke DPRD Kepri yakni Mustofa Wijaya Nurdin mengatkan, itu merupakan hak dan keputusan partai pengusung, dirinya tidak mungkin menghalang-halangi bila memang itu keputusannya.

Ia tidak berani melanggar dan mengubah keputusan yang telah ditetapkan Ketum NasDem yakni Isdianto dan Rini Fitriyanti. Sebelumnya, ia mengajukan nama ini, namun partai lain tak mendukungnya.(SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here