Pasar Induk Dapat Suntikan Rp7 M

0
575

BATAM – Kementerian Perdagangan RI siap membantu Rp 7 miliar untuk pembangunan Pasar Induk Jodoh. Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan anggaran tersebut merupakan bantuan tahap awal.

”Kita minta Rp 100 miliar. Tapi kata mereka banyak amat. Saya bilang, kan mau bagus. Jadi mereka bantu Rp 7 miliar dulu untuk awalnya,” kata Rudi di Kantor Walikota Batam, beberapa waktu lalu.

Pembangunan pasar ini akan mengacu pada Detailed Engineering Design (DED) yang dibuat Pemerintah Kota Batam. Desain ini dibuat dengan menggunakan APBD, di luar dana pusat. Dan rencananya sudah selesai desainnya pada Februari awal.

Baca Juga :  Didi Calon Kadinkes Batam

Untuk pembangunannya, menunggu penyerahan aset dari Kementerian Keuangan. Saat ini Pemko Batam baru memegang surat pinjam pakai dari BP Batam. Dengan surat ini Pemko sudah bisa mulai membersihkan kawasan pasar induk. Sedangkan pembangunan bisa dimulai setelah ada penyerahan aset.

Konsep pembangunannya, kata Rudi, akan seperti Pasar Klewer di Solo, Jawa Tengah. Dengan lahan seluas 1,5 hektare, akan dibangun pasar lima lantai. Dan diproyeksikan dapat menampung hingga 2.200 pedagang. ”Jumlah pedagang kaki lima yang mau kita relokasi 1.800 tapi kita siapkan lebih karena saya yakin akan membengkak jumlahnya,” kata dia.

Baca Juga :  Kepri Role Model K3 Indonesia

Tak hanya bangunan utama pasar yang jadi perhatian pemerintah. Tapi juga sistem penanganan limbah hingga parkir. Pasar Induk Jodoh ini sduah banyak menghabiskan uang negara. Meski dibangun dengan anggaran yang besar, namun pasar yang berada di depan Novotel Batam ini minim peminatnya.

Kondisi Pasar Induk Jodoh semakin lama akan semakin hancur, bangunannya juga sudah semakin lapuk. Serta atapnya sduah banyak yang bocor.

Padahal, pembangunan pasar induk ini untuk menampung pedagang aki lima yang berjualan di sekitar Toss 3000 Nagoya karena membuat pusat kota ajdi semrawut.

Hanya saja, Pemko Batam sejauh ini tidak bisa melakukan revitalisasi karena pasar tersebut merupakan aset BP Batam.

Baca Juga :  PMA Keluhkan Bahan Baku dari Jakarta

Pemko Batam berharap Badan Pengusahaan (BP) Batam dapat segera mengeluarkan surat pinjam pakai aset Pasar Induk Jodoh. Hal ini diharapkan agar proses perombakan pasar mangkrak ini dapat segera dimulai.

BP Batam beberapa waktu lalu merestui hibah aset tersebut. hanya saja, proses hibah itu mesti menunggu persetujuan hibah dari pemilik aset yakni Kementrian Keuangan. (MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here