Pasar Jodoh Gratis ke Swasta

0
529
WALI KOTA Batam HM Rudi saat meninjau penertiban di Pasar Jodoh Boulevard, Selasa (20/2).f-istimewa/humas pemko batam

Rudi Tinjau Penertiban Lapak

Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Cipta Karya menyiapkan desain pasar Jodoh di Jodoh Boulevard. Nantinya, pasar Jodoh akan dijadikan sebagai pasar tradisional dengan desain modern.

BATAM – Direncanakan, pengelolaan akan diserahkan ke swasta secara gratis selama lima tahun. Namun kewajibannya, membangun sesuai desain yang disiapkan Pemko.

Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, HM Rudi saat meninjau penertiban di Pasar Jodoh Boulevard, Selasa (20/2). Saat itu, Rudi turun bersama tim dari Satpol PP dan melakukan pembongkaran bangunan di tengah Jodoh Boulevard.

Baca Juga :  Kementerian PUPR Bantu Benahi Tujuh Titik Banjir

”Kita ingin menjadikan ini sebagai pasar tradisional yang modern. Kita desain ulang. Untuk membangun, alangkah lebih baik pakai investor,” kata Rudi.

Ditanya investor yang tertarik, Rudi mengakui banyak. Namun karena desain belum selesai, sehingga belum dilelang. Namun sebelum itu, pihaknya akan melakukan pembongkaran dulu. Pemko lebih memilih dikelola swasta dulu, karena keterbatasan dana.

”Tinggal bagaimana negoisasi nanti. Kalau kami tidak bicara duit. Yang penting semua pedagang tertata. Pemko tidak dapat apa-apa 5 tahun, tidak apa. Penting kami tidak keluar uang dulu,” jelasnya.

Sebelum dibangun, Pemko mengeluarkan pedagang di wilayah itu dulu, baru ditata. Diharapkan, yang belum ditertibkan, dalam satu sampai dua minggu ini, akan pindah sendiri. ”Jadi kita keluarkan dulu dari sini, baru nanti ditata. Jadi saya minta yang di dekat saluran untuk ikhlas pindah. Biar saluran kita lebarkan ini. Kita akan lebarkan drainase 10 meter,” imbuhnya.

Baca Juga :  Polda Canangkan Tahun Keselamatan

Kehadirannya pada hari itu ke kawasan tersebut diakui Rudi untuk melihat aktivitas penertiban. Sekaligus melihat aktivitas warga yang diakui mendapat laporan soal aktivitas judi. Namun saat Rudi tiba, aktivitas tidak ada.

”Yang pasti, hari ini kita selesaikan di tengah. Di sini tinggal 50 saja pedagang. Akan segera keluarkan dari sini,” jelas dia.

Pasca penertiban, Pemko akan mengumpulkan pendagang untuk membicarakan langkah Pemko ke depan. Dimana, pedagang di sana yang sudah didata, akan diberikan lapak.

”Tapi tiap pedagang hanya bisa mendapatkan satu lapak. Sementara, pedagang kita relokasi ke depan sana dulu,” tegas Rudi.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here