Pasar Pinang Masih Dikuasai Bintan

0
1126
SEPI PENGUNJUNG: Suasana toko di Kota Lama yang sepi pengunjung.f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Aset yang bernilai ekonomis di kawasan pasar Kota Tanjungpinang hingga saat ini masih dikuasai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan.

Terkait aset kepemilikikan tersebut, Direktur PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB), Zondervan sudah menyampaikan kepada pemerintah Kota Tanjungpinang melalui DPPKAD Tanjungpinang.

Meski bukan isu baru, sekitar satu bulan yang lalu ia kembali menyurati bidang aset di DPPKAD agar dapat melakukan komunikasi dengan Pemkab Bintan.

”Domainnya itu di Pemko, kita sudah menyurati dan nantinya dapat melakukan komunikasi dengan Pemkab Bintan,” katanya Rabu (11/10).

Aset yang dimiliki Pemkab Bintan yang berada di Tanjungpinang banyak. Diantaranya, kios yang ada di bawah Hotel Tanjungpinang, Hotel Mutiara dan juga ribuan pertokoan dan kios yang berada di kawasan tersebut. Selain itu, kios lainnya menuju jalan lorong sepatu, lorong ruko yang berada di Jalan Pasar Ikan.

Baca Juga :  Residivis Curi Motor Kembali Ditangkap

Sedangkan Pemko hanya menangani pedagang kaki lima dan UMKM saja, sehingga pemasukan dari pasar ini sangat minim. Dari segi jumlah saja, sudah berbeda jauh begitu juga segi pendapatan yang diterima oleh Pemko Tanjungpinang dibanding dengan Pemkab Bintan lebih sedikit.

Zondervan mengharapkan, aset ini bisa diserahkan kepada Pemko Tanjungpinang, sehingga bisa meningkatkan pendapat daerah Kota Tanjungpinang. ”Bagusnya diserahkan kepada kita agar pendapatan bisa meningkat dan maksimal,” tuturnya.

Setiap aset yang masih dimiliki Bintan diatas ruko ataupun kios, terdapat satu plang berwarna hijau bertuliskan Perusda tingkat II Kepri. Sedangkan aset dikelola BUMD Pemko Tanjungpinang, bertuliskan PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB).

Baca Juga :  Banyak Event, Omzet Pedagang Meningkat

Padahal terdata, dari sejumlah ruko yang berada di kawasan tersebut untuk penyedian keamanan, kebersihan dan penyediaan pendukung seperti air dan lainnya dilakukan oleh Pemko Tanjungpinang.

Sebenarnya masih banyak persoalan di pasar. Jadi menurut BUMD Tanjungpinang hanya menjaga dan mengurus, tetapi hasilnya dirasakan pihak lain.

Untuk itu, ia berharap persoalan ini bisa diselsaikan, sehingga PT TMB yang emngelola pasar tidak selalu merugi, kedepan harus dapat untung.

”Harus saya akui, penghasilannya sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu, meski demikian agar maksimal aset Bintan dapat diserahkan ke Pemko dengan prosedur ditetapkan,” paparnya. (RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here