Pasar Second Aviari Terbakar

0
1026
Kebakaran: Pemilik usaha di pasar second Aviari hanya bisa melihat kedainya terbakar tanpa bisa diselamatkan karena kobaran api teramat besar.F-istimewa

Batam – Sebanyak 23 unit kios pakaian bekas di Pasar Seken Aviari dilalap si jago merah. Setidaknya, tiap kios diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp70 juta, karena barang dagangan habis semua. Kebakaran yang berlangsung, Senin (20/3) pagi hari itu, berhasil dipadamkan tim PBK dibantu warga sekitar setelah sekitar 23 kios terbakar.

Kebakaran sendiri terjadi sekitar pukul 06.45 WIB, saat pedagang belum memulai aktivitasnya berjualan. Penyebab kebakaran belum diketahui. Namun, karena kios-kios itu berisi pakaian yang mudah terbakar, menyebabkan api cepat menyebar.

Menurut seorang warga, Marlon, kebakaran dari salah satu kios, diketahui seorang warga yang melintas. Melihat ada kobaran api, warga itu teriak.

Baca Juga :  Kebakaran di TPA Punggur Berhasil Dipadamkan

Beruntung saat itu, hujan lebat turun di Batuaji, sehingga kobaran api lebih lambat menjalar dan tidak sempat memakan lebih banyak bangun. pasar aviari ini dikenal sebagai pasar barang bekas (second) terbesar di Batam. Antara kios-kios pedagang sangat rapat dan padat.

Selain bangunan berikut barang jualan pedagang, satu unit sepeda motor matic juga ikut terbakar. Sementara satu unit mobil Daihatsu sempat dijilat api.

”Untung sedang hujan lebat ketika terjadinya kebakaran ini, kalau tidak mungkin akan lebih banyak kios yang terbakar,” ujarnya.

Seorang pedagang, Parasian mengaku menjadi satu korban kebakaran itu. Dia memiliki kios nomor 9, dan barang-barangnya hangus terbakar.

Baca Juga :  PLN Minta Dukungan Kemenhub

”Saya jual alat rumah tangga bekas. Saya baru tahu jam 7. Jadi tidak bisa lagi menyelematkan barang saya. Saya pasrah aja. Modalku sekitar Rp70 juta, sebentar saja hangus,” katanya sambil menunduk lesu.

Diakui, dirinya tidak tinggal di kios, karena rumahnya tidak jauh dari pasar seken itu. Demikian dengan pedagang atau pemilik kios di lokasi itu, yang diakui tidak ada yang tinggal di dalam kios.

”Kami tinggal di rumah masing-masing. Tak ada tinggal di kios. Makanya tak ada yang bisa selamatkan barang. Kebakaran juga tahu dari warga yang lewat,” bebernya.

Baca Juga :  Singapura Janji Bantu Wisman ke Batam

Terkait dengan kebakaran itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta warga untuk bersabar. Pedagang juga diminta untuk bangkit lagi.

”Itu penghasilan keluarga, kita harap pedagang tidak putus asa,” katanya.

Terkait dengan bantuan Pemko Batam untuk pedagang, Amsakar mengaku sudah ditangani Camat Batuaji. Untuk penanganan kebakaran dan bantuan, sudah dilaporkan camat, sedang proses.

”Tadi saya mau ke sana. Tapi karena ada paripurna, jadi tidak terkejar. Tapi sudah kontak camat, katanya sudah ditangani,” beber Amsakar.(Martua)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here