Pasar Tidak Difungsikan, Kembalikan Uang ke Negara

0
519
Kepala Cabjari Natuna di Tarempa menerima penitipan pengembalian keuangan negara dari pengacara tersangka proyek Pasar Payaklaman didampingi Jaksa dan pihak perwakilan BRI di Aula Kantor Cabjari Natuna, Selasa (29/1). f-Indra Gunawan/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa menerima pengembalian keuangan ke negara terkait proyek Pasar Payaklaman Desa Payaklaman, Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Natuna di Tarempa, Muhammad Bayanullah mengatakan bahwa, kasus tersebut sudah sampai proses penuntutan.

Untuk diketahui, seperti berita Tanjungpinang Pos, sebelumnya pasar tersebut tidak bisa digunakan sebegai mestinya karena miring.

Nilai pembangunan pasar tradisional yang dikucurkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM pada tahun 2013 sekitar Rp900 juta.

“Kasus tersebut sudah sampai ke proses penuntutan. Tersangka memiliki iktikad baik dalam mengembalikan keuangan kerugian negara,” kata Bayan ketika menyampaikan press rilisnya kepada sejumlah wartawan, Selasa (29/1) di aula kantor Cabjari Natuna di Tarempa.

Ia menambahkan bahwa yang membawa pengembalian uang dari pihak pengacara tersangka yang disaksikan oleh pihak perwakilan Bank Republik Indonesia (BRI).

“Diserahkan pengacara tersangka yang akan dititipkan di BRI atas rekening penerimaan lainnya Kejaksaan Tinggi Kepri,” jelas dia.

Pengacara dari tersangka Rustam yaitu Tomi Mardiansyah mengatakan, bahwa kliennya memiliki iktikad baik dalam melakukan pengembalian kerugian keuangan negara.

Pihaknya hanya menyampaikan bahwa berdasarkan fakta-fakta dan alat bukti dipersidangan bahwa kliennya akan menitipkan uang negara sebesar Rp300 juta kepada Cabjari Natuna di Tarempa.

Terkait kondisi kesehatan tersangka, menuturnya secara fisik keadaannya sehat-sehat saja namun secara psikis tidak bisa juga dipastikan.

“Sejauh ini masih baik-baik saja. Hanya secara psikis saya tidak bisa menilai secara pasti,” tutup dia. (ign)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here