Pasca Penembakan, DPRD Natuna Gelar Hearing

0
500
HEARING: Rapat Dengar Pendapat di DPRD Natuna bersama Pemerintah serta unsur vertikal terkait insiden penembakan di kediaman Ketua LAM, beberapa hari lalu. F-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Dewan Usulkan SOP Kawasan TNI, Polri dan Masyarakat

NATUNA – DPRD Kabupaten Natuna menggelar gelar rapat dengar pendapat (Hearing) dengan pemerintah dan instansi vertikal di ruang Paripurna, Rabu (5/4) malam.

Rapat itu membahas aksi penembakan yang terjadi di kediaman Ketua LAM beberapa waktu lalu.

Rapat itu dipimpin oleh Ketua II DPRD Natuna Daeng Amhar, dan dihadiri oleh Bupati Natuna diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Abdullah.

Selain itu, sejumlah anggota dari unsur vertikal yang terdiri dari TNI AU, TNI AL, dan Satrad 212.

”Rapat dengar pendapat ini, kita membahas tentang situasi dan kondisi keamanan Natuna usai insiden penembakan yang terjadi dikediaman Ketua LAM beberapa waktu lalu,” kata Daeng Amhar, Kamis (6/4).

Ia pun memberikan kesempatan kepada bupati Natuna untuk memaparkan situasi dan kondisi yang terjadi di Natuna belakangan ini.

Pada kesempatan itu pemerintah menyampaikan, situasi dan kondisi keamanan di Natuna sangat kondusif.

”Saat ini natuna dalam kondisi aman, upaya-upaya pengamanan daerah dikendalikan langsung oleh TNI/Polri,” jelas Abdullah.

Hal yang sama juga disampaikan oleh anggota dewan Natuna lainnya. Mereka juga berharap ada semacam aturan, yang bisa dijadikan Standart Oprasional Prosedur (SOP). Tujuannya, sebagai aturan dalam berinteraksi antara TNI, Polri dan Masyarakat.

”Kami ingin ada semacam batasan yang tegas, antara kawasan militer dan sipil. Karena kami usulkan agar pemerintah dapat meninjau ulang tata ruang antara TNI, dan masyarakat agar ke depannya tidak terganggu antara satu dan lainnya,” sebut Raja Marjuni.(HERDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here