Pascaputusan MK, Bacaleg DPD RI Mulai Galau

0
360
Ketua DPD PKS Tanjungpinang, Alfin M Nur (tengah) berbincang dengan masyarakat bersama Ketua DPW PKS Provinsi Kepri disela acara donor darah, mewarnai dan hafalan Quran di Mal Ramayana Tanjungpinang. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Pengurus Parpol Dilarang jadi Senator

Paska Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan kalau pengurus parpol dilarang menjadi calon anggota DPD RI atau biasa dikenal calon senator. Putusan MK tersebut dibacakan hari ini, Senin (23/7), membuat Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) DPD RI daerah pemilihan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) galau.

TANJUNGPINANG – Mereka harus memilih, apakah tetap menjadi pengurus, ketua partai, atau mengundurkan diri dari ketua partai atau pengurus parpol, atau tetap maju Bacaleg DPD RI.

Beberapa Bacaleg yang maju sebagai pengurus partai diantaranya, Alfin (Ketua PKS Tanjungpinang), M Syahrial (Pengurus PDIP), Darma Setiawan (Ketua PAN Tanjungpinang), Surya Makmur Nasution (Pengurus Partai Demokrat), Sukri Fahrial (Pengurus Hanura).

Ketua DPD PKS Kota Tanjungpinang, Alfin mengatakan, ia mendukung sepenuhnya keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait pengurus Parpol dilarang mendaftar sebagai calon anggota DPD RI. Apabila ingin mendaftar menjadi calon anggota DPD RI bersedia mengundurkan diri dari kepengurusan parpol tersebut.

”Saya ambil sisi positifnya saja dari hasil keputusan MK,” kata Alfin kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (25/7).

Ada dua sisi positif yang diambil oleh Alfin. Pertama, kandidat calon anggota DPD RI benar-benar menjadi keterwakilan masyarakat Provinsi Kepri secara keseluruhan. Kedua, kandidat calon anggota DPD RI bisa lebih fokus dalam memperjuangkan aspirasi rakyat secara terbuka. Artinya, perjuangan yang dilakukan calon anggota DPD RI tidak ada menjadi keterwakilan dari parpol tersebut.

Alfin konsisten tetap maju dan bertarung sebagai Bacaleg DPD RI perwakilan Provinsi Kepri. Karena dirinya tidak mau menyiap-nyiakan pengorbanan serta perjuangan timnya, yang sudah berupayah mencari hingga mendapat kartu identitas, seperti KTP milik masyarakat. Karena dengan KTP, salah satu bukti dukungan dari masyarakat untuk dirinya maju sebagai balon anggota DPD RI.

”Insya Allah, dari lahir batin saya siap maju di DPD RI perwakilan Provinsi Kepri. Dan juga dari lahir batin saya siap mundur dari Ketua DPD PKS Kota Tanjungpinang,” sebut dia.

Namun, berbeda dengan Bacaleg DPD RI, M Syahrial. Ia masih ragu karena belum menyatakan siap untuk mundur dari kepengurusan DPC PDIP Kota Tanjungpinang. Alasannya, hal tersebut dibicarakan pengurus partai di PDIP. Bagi M Syahril, saat ini menjadi anggota DPRD Kota Tanjungpinang, PDIP adalah rumahnya. Kalau PDIP itu rumah, maka secara tidak langsung perlu berpamitan dengan orangtua yang sudah membesarkan dirinya.

”Karena saya tidak mau berandai-andai. Kita tunggu saja Juknis dari KPU seperti apa,” sebut anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari Fraksi PDIP Kota Tanjungpinang ini. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here