Pasien DBD Meningkat, Juli Ini

0
295
Petugas memeriksa jentik-jentik di rumah warga.

TANJUNGPINANG – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tanjungpinang mengalami peningkatan. Di Juli ini ada 29 pasien yang sudah positif akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti tersebut. Dari bulan sebelumnya, Juni 19 pasien.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam menuturkan, pasien terbanyak berada di Kelurahan Pinang Kencana, dengan tujuh pasien.

Disusul Kelurahan Melayu Kota Piring, enam pasien. Serta Kelurahan Batu Sembilan empat kasus, Kelurahan Air Raja, tiga pasien dan Kampung Bulang dua kasus. Sedangkan di tujuh kelurahan lainnya, masing masing satu kasus yaitu kelurahan Tanjungpinang Barat, Kamboja, Kampung Baru, Bukit Cermin, Tanjung Unggat, Seijang dan Tanjung Ayun Sakti. “Kami imbau seluruh keluarga dapat melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan rumah masing masing,” kata Rustam.

Kata dia, masyarakat harus membersihkan lingkungan rumah dari sarang nyamuk, sekurang-kurangnya seminggu sekali. Dituturkannya, nyamuk penyebab DBD dapat berkembang biak di tempat bersih.

Setiap keluarga harus rutin melakukan pemantauan pada bak air, drum penampungan air, kolam yang berlantai semen atau keramik, talang air yang ber takung. Pastikan agar dapat dikuras, dibersihkan atau diberikan bubuk abate.

Demikian juga alas vas bunga, tempat pembuangan air dispenser, di bawah kulkas, kaleng atau botol plastik dan ban bekas yang bertakung air juga harus dibersihkan. “Untuk bubuk abate, bahannya bisa diminta ke Puskesmas se tempat. Bisa mengambil sendiri-sendiri atau kolektif melalui RT dan RW,” kata Rustam.

Ia menuturkan, cara memakai bubuk abate, satu sendok makan buat 100 liter air. Bila untuk satu drum, perlu dua sendok makan. Ini dapat bertahan di dinding wadah selama tiga bulan kalau tidak disikat. “Jadi dapat memberikan perlindungan di dinding bak mandi selama tiga bulan jika tidak di sikat setelah penaburan bubuk abate,” tegasnya.

Sambung dia, prinsip kerjanya, jentik atau telur akan mati apabila berada diwadah tersebut, tapi nyamuk dewasa tidak. Serta tidak dianjurkan untuk wadah air minum yang volumenya sedikit seperti ember, kendi atau wadah galon, karena akan menimbulkan bau yang tidak nyaman dari segi estetika. Meskipun, bila terminum tidak menimbulkan keracunan pada manusia. “Tidak direkomendasikan dipakai atau ditabur buat air minum,” paparnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here