Pasis Sekkau Kuliah Kerja di Kepulauan Riau

0
331
GUBERNUR Kepri H Nudin Basirun ketika menerima cenderamata dari Komandan Sekkau Kolonel Pnb Esron Sinaga yang didampingi Wadan Kodiklatau Marsma TNI I Nyoman Trisantosa dan Danlanud RHF Kolonel Pnb Dadan Gunawan F-ISTIMEWA

DOMPAK – Dalam rangka Kuliah Kerja di Wilayah Kepulauan Riau (Kepri), sebanyak 47 Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) A-103 melaksanakan kunjungan ke Kantor Gubernur Kepri, Rabu (21/3).

Rombongan Pasis Sekkau A-103 didampingi Wakil Komandan (Wadan) Kodiklatau Marsma TNI I Nyoman Trisantosa, S.IP., M.Tr. (Han), dan Komandan Sekkau Kolonel Pnb Esron Sinaga beserta 18 Perwira Penuntun (Patun).

Rombongan Sekkau di terima oleh Gubernur Kperi H Nurdin Basirun, dan Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Daniel Lema, S,Sos di Gedung Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepri di Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Adapun tema Kuliah Kerja Pasis Sekkau A-103 kali ini adalah, ‘Pembangunan Kekuatan Udara Guna Mendukung Kebijakan Poros Maritim Dunia’. Gubernur Kepri H Nurdin Basirun berharap, pertemuan singkat dengan Perwira Siswa Sekkau A-103 ini bisa membawa manfaat.

“Kepri ini sangat luas dan sebagian besar laut atau 96 persen laut, dan hanya sekitar 4 persen bagian daratnya,” jelas Nurdin, dalam sambutannya waktu itu.

Ditinjau dari kondisi tersebut, menurut Nurdin, kekuatan dibidang pertahanan sangat penting dalam menjaga Kedaulatan. “Posisi dan kondisi geografis Kepri adalah anugerah. Sehingga dalam menggali, mengeksplorasi dan mempertahankannya merupakan kewajiban bersama. Untuk itu, sangat tepat para pasis Sekkau A-103 melaksanakan kuliah kerja di wilayah Kepri ini,” tambah Nurdin.

Menurutnya, Pasis Sekkau adalah Kader AU dimasa yang akan datang. Tentu Nurdin berharap, semoga kelak bapak-bapak bisa menjadi pemimpin yang berjaya dan mampi menjaga keutuhan NKRI termasuk di dilayah Kepri.

Menggali lebih dalam Kondisi Kepulauan Riau, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Prov Kepri Drs Naharuddin menjelaskan, kondisi kepulauan dan perencanaan pembangunan yang berbasis maritim.

Pada kesempatan itu, Naharudin menyampaikan, ada sembilan misi yang menjadi pedoman dalam membangun Kepri diantaranya Kepri menjadi Bunda Tanah Melayu, peningkatan daya saing ekonomi, pendidikan, kesehatan masyarakat kesetaraan gender, penanaman modal, mengembangkan ekonomi serta pariwisata berbasis maritim.

Pada kesempatan tersebut, Komandan Korem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Daniel Lema, S. Sos menegaskan, Kepulauan Riau berbatasan langsung dengan negara tetangga Singapura dan Malaysia.

Hal ini tentu akan rawan terhadap aktivitas penyeludupan barang, TKI Ilegal, penyeludupan narkoba serta pengelolaan pulau oleh pihak asing. Sehingga, dalam menjaga keamanan dan pertahanan di Kepri, tidak dilakukan secara sendiri-sendiri tetapi dibutuhkan sinergitas dari seluruh elemen.

Terkait kebijakan Poros Maritim Dunia, Korem melaksanakan pembinaan secara georafis dan demografis yang diantaranya pematokann pulau-pulau kosong dibawah pengawasa Kodim di wilayah masing-masing. Sehingga, tidak ada lagi celah untuk menguasai pulau serta konsolidasi penyeludupan dapat di atasi serta pembinaan kepada masyarakat lewat komsos dan pengawasan kasawan pesisir.

Sementara Komandan Lanud Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang menegaskan, bahwa Lanud RHFi memiliki tugas mendukung operasi udara dan menyeleggarakan pemberdayaan wilayah pertahanan di wilayah Kepri.

Selama ini Lanud RHF telah banyak melaksanakan dukungan penerbangan, baik latihan maupun operasi. Salah satunya adalah dukungan penerbangan Eye In The Sky (EIS) yang rutin dilaksanakan.

Penerbangan EIS adalah, Operasi Pengamanan Wilayan Udara dan Laut dengan melaksanakan Patroli secara Regional di wilayah laut dan udara di atas perairan Selat Malaka dan Singapura.

Secara singkat Komandan Satuan Radar Letkol Lek Irman Wiranto menyampaikan, bahwa tugas Satrad 213 adalah melaksanakan pembinaan kesiapan operasional beserta personelnya dan pengoperasian alutsista radar.

Dukungan itu, dalam rangka deteksi dini dan pengendalian pesawat tempur sergap dan Low Speed dalam operasi pertahanan udara guna mendukung tugas Kosekhanudnas I.

Usai Pelaksanaan paparan, dilanjutkan tanya jawab dan penyerahan cendera mata dari Gubernur Kepri yang diwakili Kepala Barenlitbang Drs Naharuddin kepada Wadankodiklatau dan Pasis Sekkau A-103.

Selanjutnya dari Wadan Kodiklatau dan Pasis Sekkau memberikan cederamata kepada Gubernur Kepri, Kepala Bappeda Litbang Prov Kepri, Danrem 033/WP diwakili Kasi Intel, Dalanud Raja Haji Fisabilillah dan Dansatrad 213. (abh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here