Paslon Independen Terancam Gugur

0
249
MENDAFTAR: Pemeriksaan berkas dokumen dukungan paslon independen di KPU Kota Tanjungpinang, baru-baru ini. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Kurang 12.876 Dukungan Warga

Pasangan calon (paslon) perseorangan atau independen bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Edy Saprani-Edi Susanto bakal gugur maju di pilkada 2018. Sebabkan masih kurang jumlah dukungan.

TANJUNGPINANG – Dukungan yang diserahkan ke KPU berjumlah 15.467. Setelah dilakukan verifikasi administrasi, hanya 9.029 dukungan yang memenuhi syarat. Ada 6.438 dukungan tidak memenuhi syarat. Sedangkan syarat minimal yang harus dipehuhi calon 14.621 dukungan memenuhi syarat. Aturannya, bila 6.438 kekurangan dukungan maka paslon Edy-Edi ini harus mencari dokumen dukungan sebanyak 12.876 dukungan lagi. Ini berdasarkan PKPU Nomor 3 tahun 2017 tentang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan Walikota dan Wakil Walikota.

Terutama di Pasal 57 ayat 1 yakni perbaikan syarat dukungan bagi bakal pasangan perseorangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 54 ayat 2, dilakukan dengan ketentuan, huruf a, jumlah perbaikan dukungan yang disertai paling sedikit dua kali lipat dari jumlah kekurangan dukungan.

Huruf b, dukungan yang diserahkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, dalam berupa dukungan baru yang belum memberikan dukungan sebelumnya, kepada bakal pasangan calon manapun dan atau dukungan lama yantg telah diperbaiki antara daftar nama pendukung yang alamatnya tidak sesuai dengan wilayah administrasi PPS dan atau daftar nama pendukung yang tidak dilengkapi KTP elektronik.

Hal ini diungkapkan Devisi Logistif KPU Tanjungpinang Yusuf Mahidin, kemarin. ”Kalau kita lihat dengan waktu singkat ini, peluang untuk lolos kecil. Ada 6.438 dukungan tidak memenuhi persyaratan, dikalikan dua kali lipat kekuraganya jadi harus menyediakan 12.876 dukungan baru,” Yusuf Mahidin kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (14/12).

Meski seperti itu, KPU Kota Tanjungpinang memberikan waktu selama tiga hari untuk paslon perseorangan menambah dokumen dukungan, sejak pada 18-20 mendatang.

Penambahan dokumen dukungan yang akan didapat oleh paslon perseorangan sebanyak dua kali lipat, dari jumlah dokumen dukungan yang tidak memenuhi persyaratan. ”Dokumen dukungan yang perlu ditambah paslon perseorangan itu, KTP el maupun suket. Pokoknya antara dua dokumen kependudukan yang didapat dan dijadikan sebagai dokumen dukungan,” ucap dia.

Kata dia, apabila tidak ditambah dokumen dukungan, maka paslon perseorangan ditetapkan tidak memenuhi persyaratan untuk menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota tanjungpinang di Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 mendatang.

”Kita tunggu saja sesuai tahapah. Kita bekerja propesional kalau memang tak memenuhi syarat, ya kita gugurkan sebagai bakal calon Wali Kota,” bebernya.

Sambung dia, KPU saat ini sedang melakukan verifikasi faktual sebanyak 9.029 dukungan yang memenuhi syarat. ”Karena mulai melakukan tahapan verifikasi faktual. Kita tanya ke masyarakat apakah benar mereka memberikan dukungan kepada paslon perseorangan. Kalau tidak, kita coret dari dokumen dukungan,” tegasnya (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here