Paslon Independen Terancam Tak Lolos Verifikasi

0
718
VERIFIKASI BERKAS PASLON: Ketua KPU Tanjungpinang Robby Patria (berdiri) memantau pemeriksaan berkas dukungan pasangan calon perorangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Edy Saprani-Edi Susanto, Rabu (29/11). F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Ditemukan 1.748 Dukungan Ber-KTP SIAK

TANJUNGPINANG – Berkas syarat dukungan paslon perseorangan pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Edy Saprani-Edi Susanto jalur perorangan atau independen, kurang dari batas minimal syarat dukungan. Dokumen dukungan yang lulus dari seleksi KPU Kota Tanjungpinang hanya 13.719 jiwa. Minimal syarat dukungan sebesar 14.621 jiwa. Paslon Edy-Edi telah menyerahkan 15.467 jiwa.

Namun, saat dilakukan verifikasi ditemukan 1.748 jiwa dukungan menggunakan KTP Siak. Sesuai aturan, KTP Siak tidak berlaku untuk Pilkada 2018 mendatang. ”Setelah cek berkas dukungan calon perseorangan, kita temukan 1.748 KTP Siak,” kata Devisi Perencanaan Anggaran KPU Kota Tanjungpinang, Zulkifli Riawan kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (1/12).

Baca Juga :  DPRD Tolak Pemekaran Dapil Tanjungpinang

Karena dalam UU Nomor 10 tahun 2016 tentang pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, dan PKPU Nomor 3 tahun 2017 tentang pencalonan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan atau Walikota dan Wakil Walikota, calon perseorangan harus melampirkan dalam bentuk surat dukungan, yang disertai fotokopi KTP Elektronik atau surat keterangan alias suket yang diterbitkan oleh Disdukcapil. Sebab, UU Nomor 10 tahun 2016 di pasal 41 ayat 3 sudah jelas.

Kata dia, dukungan sebagaimana dimaksud dibuat dalam bentuk surat dukungan, yang disertai dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau surat keterangan, yang diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang menerangkan bahwa penduduk tersebut berdomisili di wilayah administratif sedang menyelenggarakan pemilihan, paling singkat 1 (satu) tahun dan tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap Pemilihan umum sebelumnya di provinsi atau kabupaten/kota dimaksud. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here