Pasokan Beras Medium Bulog Langka

0
675
PEDAGANG sedang mengemas beras dari Bulog, sebelum dibeli konsumen, di kawasan Bintan Centre, kemarin.f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pasokan beras kualitas medium dari Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog), ke Rumah Pangan Kita (RPK) kosong, sejak dua minggu lalu. Akibatnya, beras mediun tersebut langka di pasaran, untuk saat ini.

Roni pengelola RPK Alif Bintan Center mengatakan, stok beras medium sudah kosong, hampir dua minggu terakhir. Karena tidak ada pasokan. Semenara, setiap hari itu ada saja para pembeli yang datang, untuk membeli beras bulog medium. Peminat beras medium sekarang ini lebih banyak diminati, karena harga beras terjangkau di tengah lesunya perekonomian masyarakat. Kualitas berasnya juga cukup baik.

Baca Juga :  Harga Daging Stabil Sambut Idul Adha

”Hampir dua minggu lalu stok beras kualitas medium dari Bulog kosong. Mulai dari pagi hingga sore hari ada yang datang menanyakan beras bulog medium,” katanya, kemarin.

Roni menyebutkan, banyaknya peminat beras bulog medium ini dikarenakan harga murah, di kisaran Rp 9.850 per kilogram. Dalam satu hari itu untuk tokonya bisa menjual sekitar 2,5 ton. Setiap pembeli dibatasi membelinya. Sehingga masyarakat lainya bisa dapat beras bulog. Ia tidak tahu, mengapa stok beras medium dari agen beras sekarang ini berkurang. Bahkan sulit didapat.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu, Pengendara Harus Waspada

”Kalau stoknya ada, satu hari bisa menjual 2,5 ton beras bulog medium,” sebutnya.

Menurutnya, selain beras medium, ada beberapa merek beras premium yang dipasarkan di tokonya. Seperti merek gajah merah, padang raya, aladin dan berbagai beras lainya. Beras premiun yang dijualnya untuk tingkat pembelinya relatif normal. Apabila ada beras bulog medium maka kebanyakan warga lebih memilih beras medium.

”Kalau harga beras premium berkisar antara Rp 13.000 sampai Rp 14.000 per kilogram,” tuturnya.

Ia mengharapkan, dari pihak Bulog dapat menyalurkan beras medium, dikarenakan masih tingginya peminat atau pembeli yang mencari beras itu. ”Informasi kemarin, mau masuk itu beras medium. Tapi tidak tahu pasti, kapan masuknya,” ujarnya.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here