Pasokan Gas 3 Kg Bakal Macet

0
515
Warga saat mengantre untuk membeli tabung gas di salah satu distributor gas belum lama ini.f-raymon/tanjungpinang

Pemakaian elpiji 3 kilogram mengalami peningkatan di bulan Ramadan. Sedangkan stok dari Pertamina terbatas. Kini, pasokan gas elpiji ke Tanjungpinang terancam tak lancar.

TANJUNGPINANG – Direktur PT Adri Jaya Sakti, Yendi salah satu distributor gas ukuran 3 kilogram di Tanjungpinang, mengatakan belum lama ini terjadi kekosongan gas ukuran 3 kilogram di tengah masyarakat. Diakuinya, kekosongan gas itu memang terjadi hanya satu hari saja.

”Kosong gas saat itu karena distribusi kita ke pangkalan lambat. Ini dipicu karena kita juga lama antre di Pertamina Tanjunguban saat mengambil tabung gas baru,” kata Yendi kepada Tanjungpinang Pos, Senin (21/5).

Kekosongan tabung gas elpiji 3 kilo di pangkalan, kata Yendi, juga disebabkan karena waktu perjalanan dari Tanjunguban ke Tanjungpinang memakam waktu ditambah lagi mengantre lori tabung gas elpiji 3 kilo di SPBE Tanjunguban.

Baca Juga :  Abdul Razak Pimpin Perpani Kepri

Sambung dia, yang dia takutkan akan terjadi kelangkaan tabung gas di pangkalan, karena lamanya mobil distributor antre saat mengisi gas di SPBE Tanjunguban. Lama waktu antre hingga terisi tabung gas 3 kilo tidak bisa dipastikan. Kadang tiga jam, kadang empat jam.

”Kalau Pertamina di Tanjunguban cepat mendistribusikan ke kita, kita juga cepat mendistribusikan ke pangkalan, jadi stok di pangkalan tetap tersedia,” bebernya.

Sambung dia, setiap sekali mengisi gas, ia mendapat kuota 560 tabung gas 3 kilo per lori atau per Loading Operasional (LO). Kuota tabung gas 3 kilo sudah ditetapkan dari Pertamina.

Misalnya, sopir lorinya dapat antrian ke 10. Antrean ini, diperkirakan akan siap sampai malam. Kalau sudah malam, tidak akan mungkin tabung gas elpiji 3 kilo yang sudah diisi elpiji langsung didistribusikan ke pangkalan pada malam itu juga.

Baca Juga :  Warga Makin Sengsara

”Kita kasihan dengan anak buah kita. Kita minta Pertamina mempercepat pengisian tabung gas,” ucap dia. Sambung dia, ia sering mendapatkan komplain dari pangkalan. Pasalnya, tidak ada gas 3 kilo yang bisa dijual di pangkalan. Seharusnya tidak kosong, malah belum datang tabung gas 3 kilo ke pangkalan.

”Ya, wajar saja. Tapi, ini kondisi kita dilapangan. Jarak tempuh yang jauh, ditambah lagi lama mengantre untuk dapat terisi tabung gas 3 kilo dengan elpiji di SPBE Tanjunguban,” terang dia. Untuk mengatasi permasalahan ini, ia berharap SPBE Tanjungpinang berada di Jalan Daeng Celak, Km 8 Atas Tanjungpinang, untuk segera beroperasi.

Baca Juga :  Berbagi dengan Anak Yatim

”Biar kita tidak jauh-jauh lagi mengisi tabung gas 3 kilo sampai ke Tanjunguban,” sebut dia.

Sementara itu, Manajer Operasional Manager PT Bumi Kharisma Pratama, Rahim, juga salah satu distributor gas mengatakan, ia memiliki 4 lori. Setiap hari, ia mengoperasikan 4 lorinya. Ada yang sedang mengisi tabung gas 3 kilo di SPBE Tanjunguban, dan mendistribusikan tabung gas 3 kilo dari gudang ke pangkalan.

Tabung gas 3 kilo yang didistribusikannya ke pangkalan, merupakan stok tabung gas elpiji 3 kilo yang diisi dari SPBE Tanjunguban. ”Kalau sopir kita sudah pulang malam, tabung gas 3 kilo kita simpan di gudang saja,” tegasnya. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here