Pasokan Terputus, Harga Sembako Naik

0
729
ISTIRAHAT: Pekerja sedang beristirahat di atas tumpukan beras di geladak kapal ketika membongkar beras asal Pulau Jawa yang tiba di pelabuhan Karimun belum lama ini.F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – PERLAHAN beberapa jenis harga sembako di bumi berazam merangkak naik. Naiknya harga dipicu, tidak masuknya sembako asal Malaysia dan Singapura. ”Sudah tiga bulan barang dari luar tak masuk Karimun. Alasannya, karena diketatkan salah satu Instasi Pemerintah,” kata Fai, seorang pedagang sembako, Selasa (29/8).

Perlu diketahui, hampir semua jenis sembako yang masuk Provinsi Kepri berasal dari Malaysia atau Singapura. Sebab, selain karena jarak yang dekat dan biaya transportasi yang lebih murah. Jika harus mendatangkan dari Pulau Jawa dan Pulau Sumatera, maka biaya pengiriman akan lebih besar. ”Harga barang bisa lebih murah, jika dibandingkan dengan harga sembako dan batang lainnya asal Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Ini yang membuat masyarakat Kepri bergantung pasokan barang dari luar negeri,” terangnya.

Baca Juga :  Pasokan Minim, Bawang Merah Naik 100 Persen

Ia meminta, instasi pemerintahan dapat membuat kebijaksanaan ada kouta sembako impor untuk wilayah Kepri. Sehingga, pasokan barang terjamin dan harganya bisa stabil. Fai mencontohkan, harga gula pasir asal Pulau Jawa saat ini Rp 13.500 per kilogram ditingkat pengecer. Lainnya, harga beras umumnya naik dengan kisaran harga Rp 1000 sampai Rp 1.500 per kilogram dan minyak goreng curah Rp 14 ribu per bungkus. (ALRION)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here