Pasukan Elit Indonesia Latgab Teror di Anambas

0
1135
DAMPINGI PANGLIMA: Gubernur Kepri mendampingi Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo saat turun di Bandara khusus Matak, kemarin. f-istimewa/humas pemprov kepri

ANAMBAS – Untuk memantapkan penanggulangan teror di daerah terluar Indonesia, TNI menggelar latihan gabungan penanggulangan teror (Latgab Gultor TNI) di Anambas, sejak Rabu (9/9) pukul 03.00 WIB. Latihan ini melibatkan satuan khusus elit TNI yakni Kopassus TNI AD, Den Bravo TNI AU, Denjaka TNI AL dengan personel berkisar 150 orang.

Pusat latihan dilakukan di Pulau Bawah dan Jemaja Anambas. Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo pun langsung meninjau ke lokasi. Turut juga Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mendampinginya ke Anambas. Mereka disambut Bupati Anambas Abdul Haris di Bandara khusus Matak.

Tampak juga KSAD Jendral TNI Mulyono, KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang ikut mendampingi Panglima TNI. Yang lainnya, Asintel Panglima TNI, Pangdam I/BB, Waaslog Panglima TNI, Danlantamal IV, Koorspri Panglima TNI, Dokter Panglima TNI, Walpri Panglima TNI, ADC Panglima TNI, ADC Kasad, ADC Kasal, ADC Kasau, ADC Pangkostrad.

Ada juga Pangkostran Letjen TNI Edy Ramayadi. Panglima dan rombongan meninggalkan Bandara Hang Nadim dengan pesawat CNA 2908. Kedatangan orang nomor satu di TNI tersebut untuk menyaksikan Latgab Gultor TNI yang akan dilaksanakan di dua tempat. Seperti diketahui kedatangan tampuk pimpinan TNI tersebut sudah dua kali ke Anambas sebagai kabupaten terdepan Indonesia. Yang pertama, jendral bintang empat itu turun langsung ke Kota Tarempa untuk menutup PT Sacofa, perusahaan asal negeri jiran Malaysia yang bergerak di bidang serat optik. ”Selamat datang Pak Jenderal, ini kali kedua berkunjung ke Anambas,” kata Abdul Haris saat menyambut Panglima TNI, kemarin.

Selain bupati, Panglima TNI beserta rombongan disambut oleh Asops Panglima TNI, Danjen Kopassus, Dankomar, Dankorpaskhas, Wakil Bupati, Danlanal Tarempa, Danlanudal Matak Base, Wakapolres Anambas. Usai disambut di Bandara Khusus Matak, Panglima TNI beserta rombongan bergerak menuju VIP Room untuk menerima Wardiklat tentang serangkaian kegiatan Latgab Gultor TNI.

Jaga Perbatasan
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan, kedaulatan Indonesia harus terus dijaga. Sebagai daerah perbatasan, peran masyarakat sangat penting untuk menjaga kedaulatan negara. ”TNI sudah pasti dengan peran besarnya menjaga kedaulatan negeri ini. Masyarakat Kepri yang memang berbatasan dengan negara asing harus solid dan berperan ikut menjaga kedaulatan NKRI,” kata Nurdin menjelang keberangkatan ke Anambas.

Nurdin dengan menggunakan seragam militer tampak menyambut Jendral Gatot di Bandara Hang Nadim yang bertolak dari Jakarta. Setelah Jendral Gatot melaksanakan salat Dhuha di VIP Hang Nadim, rombongan bertolak ke Bandara Palmatak, Anambas. Gubernur yang pada Mei lalu ikut menyaksikan latihan PPRC di Natuna, juga menegaskan pentingnya menjaga negara dari ancaman-ancaman lain yang juga mengancam generasi Kepri. Yang paling berbahaya saat ini adalah masuknya narkoba ke Kepri yang diselundupkan dari luar negeri.

Nurdin mengutip suatu pertemuan antara Gubernur dan Panglima TNI beberapa waktu lalu di Jakarta. Jendral Gatot menyebutkan, narkoba menjadi salah satu proxy war yang paling membahayakan. Narkoba ini semakin membahayakan karena sudah kemana-mana dan masuk ke semua level masyarakat. Bahkan hingga ke anak-anak. Karena itu, Nurdin dalam berbagai kesempatan selalu mengkampanyekan tentang bahaya narkoba, terutama kepada para pelajar. Sebagai daerah perbatasan, Nurdin mengajak masyarakat peduli dengan ancaman ini. (mas/cr29)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here