PDAM Belum Maksimal Kelola Air Bersih

0
555
Petugas PDAM Tirta Kepri sedang menggantikan meteran air konsumen yang sudah rusak dan bocor di Jalan Rawasari, Km 5 Bawah.f-andri/tanjungpinang pos
PDAM Tirta Kepri sebagai pengeloa air bersih di Kota Tanjungpinang, dinilai gagal mengelola air bersih.

TANJUNGPINANG – Masih banyak masyarakat belum menikmati air bersih dari PDAM. Warga masih banyak mengunakan air bersih dari sumur dan sumur bor. Musim kemarau lalu, banyak masyarakat menjerit karena air sumur dan air sumur bor warga kering.

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu menegaskan, bahwa PDAM Tirta Kepri harus bertanggungjawab terhadap suplay air bersih kepada masyarakat.

Ia melihat PDAM Tirta Kepri merupakan BUMD Pemprov Kepri belum mampu mengelola air bersih di Tanjungpinang dengan baik.

Sebab, masyarakat yang tinggal di Kelurahan Kampung Bulang mengajukan permohonan mereka butuh air bersih. Baik air bersih digunakan untuk cuci, mandi sampai dengan di konsumsi untuk minum sehari-hari tapi tidak dilayani. Tidak hanya daerah Kampung Bulang, tapi masih banyak perumahan lainnya belum dialiri air bersih dari PDAM.

Baca Juga :  750 Warga Senggarang Terima Berkah

Selain itu, Pemprov Kepri juga harus turun tangan untuk mengatasi kebutuhan air bersih di Tanjungpinang. Sebab, Pemprov Kepri yang mengelola air bersih melalui perusahaan daerah tersebut.

Sambung dia, Pemprov Kepri harus mengatasi kekurangan air bersih yang dialami masyarakat Kelurahan Kampung Bulang dan daerah lainnya. Salah satunya pemasangan saluran air bersih dari pipa induk ke rumah masyarakat Kampung Bulang.

Agar masyarakat bisa langsung merasakan hingga menikmati air bersih tersebut.

”Dulu kita sudah pernah minta PDAM untuk suplay air bersih ke masyarakat Kampung Bulang. Kita tidak ada wewenang untuk mengatasi itu. Itu semua wewenang ada di Pemprov Kepri,” kata Maskur kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (20/6).

Baca Juga :  Pembangunan Pelabuhan Rampung Dua Tahun

Menurutnya, solusi yang sedang dilakukan Pemko Tanjungpinang adalah membuat sumur bor. Hal ini sedang dilakukan oleh Pemko Tanjungpinang.

Pemko Tanjungpinang sedang membuat sumur bor di Kampung Bulang. Saat ini, sedang dalam pengerjaan pembuatan sumur bor.

”Saya sudah lihat. Tapi, sedang dalam pengerjaan,” ucap dia.

Memang, lanjut dia, Pemko Tanjungpinang sempat gagal memenuhi kebutuhan air bersih kepada masyarakat. Pasalnya, pihak kontraktor yang membuat sumur bor, gagal. Pihak kontraktor mengembalikan pengerjaan pembuatan sumur bor kepada pemerintah. Artinya, Pemko Tanjungpinang tidak membayar pembuatan sumur bor tersebut.

”Kita berharap PDAM atau Pemprov pasang pipa induk. Agar air bersih bisa mengalir sampai ke rumah masyarakat tersebut,” harap dia.

Sebelumnya, Kabag Teknik PDAM Tirta Kepri, Tri Wahyu Purnama mengatakan, pihaknya tidak memiliki anggaran untuk melakukan pemasangan pipa induk berada di Makam Pahlawan. Maka dari itu, surat permohonan pemasangan pipa yang diajukan pihak Kelurahan Kampung Bulang diterus oleh PDAM Tirta Kepri ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Provinsi Kepri.

Baca Juga :  Perekonomian Lesu, Pedagang Enggan Jualan

”Itu wewenang Dinas Pekrim Pemprov Kepri untuk menyediakan air bersih ke pemukiman masyarakat,” ucap Tri Wahyu.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Sistem Penyedian Air Minum di bidang Cipta Karya Disperkim Provinsi Kepri, Andi Irawan mengatakan, pihaknya bukan tidak mau mengatasi masalah ketersedian air bersih kepada masyarakat. Tetapi, pihaknya tidak memiliki anggaran untuk mengatasi hal tersebut. (ANDRI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here