PDAM Hanya Layani 26 Persen Warga

0
641
Petugas teknis PDAM Lingga memperhatikan pipa yang putus akibat tanah longsor di sekitar sumber Air Gemuruh.F-TENGKU/TANJUNGPINANG POS

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lingga, hingga awal tahun 2018 ini baru mampu menyuplai air bersih ke 5.285 pelanggan atau 26 persen warga.

LINGGA – Hal ini dikatakan Kasi Umum Personalia PDAM Nasrullah yang mengatakan, dari 102.013 jiwa masyarakat Kabupaten Lingga baru sekitar 25,90 persen yang menjadi pelanggan PDAM.

”Dengan tingkat kebocoran per tahun 37,57 persen, dan produksi air 2.418.408 M3 (Kubik) dalam setahun. PDAM Lingga saat ini hanya bisa melayani 5.289 pelanggan,” kata Nasrullah, kemarin.

Baca Juga :  Aktivis Minta Pemkab Selesaikan Polemik PJU

Nasrullah mengatakan, untuk jumlah karyawan pihaknya hanya memiliki 25 orang. Jumlah tersebut tersebar di wilayah kerjanya. ”Rasio karyawan 4,73, masih ideal lah dengan pelanggan yang ada saat ini,” terangnya.

Sementara itu untuk harga per kubik air bersih yang disalurkan PDAM ke setiap rumah warga di Ibu Kota Kabupaten Lingga hanya Rp 800 per kubik. ”Sedangkan untuk di Dabo Singkep Rp 1.200 dan tarif itu rencananya akan dikaji ulang. Kalau untuk daerah pelayanan, kita baru di Kecamatan Singkep, Lingga dan Penuba,” katanya.

Baca Juga :  Masyarakat Minta Legalkan Tambang Rakyat

PDAM Lingga didirikan berdasarkan Peraturan Daerah No.03 Tahun 2010 tentang Pembentukan Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Lingga. Kabupaten Lingga memiliki sumber air bersih yang melimpah. Bahkan, Kabupaten Lingga akan berencana menyuplai air hingga ke Batam melalui pipa di bawah laut. Rencana itu, telah dibahas pada tahun lalu bersama pihak-pihak terkait.

Sebelumnya, Bupati Lingga H Alias Wello juga menerima kunjungan investor asal Korea Selatan. Rencananya, negara tersebut akan berinvetasi di bidang energi listrik dengan memanfaatkan kekayaan alam yang dimiliki. Secara kebetulan, pada saat kunjungan perusahaan tersebut di Lingga di dalamnya turut serta wakil dari perusahaan Chemotech Co Ltd. Menurutnya, perusahaan Chemotech tersebut memiliki keahlian di bidang rekayasa mesin pembangkit listrik dan mesin pabrik smelter.(TENGKU IRWANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here