PDIP dan Golkar Tak Bisa Usung Sendiri

0
596
Mantan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah bersama dengan Ketua DPD Golkar Tanjungpinang Ade Angga. Ismeth disebut sebut ikut Pilgub 2020 mendatang. F-ISTIMEWA
PDIP dan Partai Golongan Karya (Golkar) harus koalisi dengan partai lain agar bisa mengusung calon di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2020 mendatang. Karena dua partai ini kurang satu kursi untuk bisa mengusung sendiri.

TANJUNGPINANG – Artinya, dua Partai Politik (Parpol) tersebut tak bisa mencalonkan gubernur dan wakil gubernur dari partainya sendiri.

Sebab, masing-masing dari dua parpol meraih perolehan sebanyak 8 kursi di DPRD Provinsi Kepri. Sementara untuk bisa mencalonkan harus memiliki 20 persen dari 45 kursi di DPRD Kepri atau 9 kursi. Karena syarat untuk parpol yang mengusung calon kepala daerah harus 20 persen dari total kursi di DPRD.

Pengamat Politik dari Stisipol Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopaka mengatakan, bisa terjadi koalisi antara Partai Golkar dan PDIP agar bisa mengusung calon. Sebagaimana Pilgub sebelumnya dengan pasangan Soeryo Respationo dan Ansar Ahmad kembali berpasangan.

”Dan itupun jika Pak Ansar bersedia menjadi wakil nya Pak Soeryo di Pilgub nanti,” kata Endri Sanopaka kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (1/8).

Kalau tidak, maka Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Provinsi Kepri, Ansar Ahmad yang akan bertarung melawan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PDIP Provinsi Kepri, Soeryo Respationo. Dengan catatan, Ansar dapat dukungan penuh dari Golkar.

Dan, Ansar Ahmad perlu melakukan kalkulasi matang. Karena pimpinan partai berlambang Pohon Beringin ini, baru menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) Serentak 2019 ini.

Yang mana, posisi itu strategis untuk memperjuangkan aspirasi Kepri di kancah nasional.

Sedangkan dari PDIP bisa fleksibel. Karena bisa kembali mengajukan diri sebagai calon wagub. Atau, bisa juga memperjuangkan kembali menjadi calon gubernur seperti Pilgub 2015 lalu.

Hal ini juga berpeluang buat kader partai, yang memiliki kursi di DPRD Provinsi Kepri lainnya. ”Untuk dampingi Pak Soeryo di Pilgub bisa dari partai mana saja,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here