Pedagang Ancam Kembali ke Puakang

0
81
PULUHAN pedagang Pasar Puan Maimun mendatangi DPRD Karimun, Senin (1/10) dengan membawa poster pernyataan bertuliskan tuntutan pedagang. f-alrion/TANJUNGPINANG POS

Pedagang Pasar Puan Maimun mengancam, akan kembali berjualan di kawasan lama yakni di tepi laut Puakang jika tuntutan mereka tidak ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun dan DPRD.

KARIMUN – Para pedagang mendatangi Kantor Bupati dan Gedung DPRD, Senin (1/10) siang untuk menyampaikan beberapa tuntutan.

Kedatangan pedagang kali ini dengan membawa poster berisi tulisan dan keluhan pedagang selama ini.

Aksi ini adalah lanjutan setelah pengelola pasar Puan Maimun membongkar lapak tempat mereka berdagang.

”Kami harapkan Pak Bupati Karimun dan DPRD, dapat menindaklanjuti tuntutan kami ini. Jika tidak, kami akan kembali berjualan ketempat lama yaitu di tepi laut bilangan Puakang,” teriak para pedagang. Termasuk, tentang penilaian kinerja Direktur Perusda Karimun tidak luput dari kritikan pedagang.

Hal yang membuat kesal pedagang, mereka merasa pembongkaran lapak beberapa hari lalu tanpa ada pemberitahuan.

Kedatangan rombongan pedagang diterima Komisi II di ruang Badan Musawarah (Banmus) sekaligus mendengar keluhan langsung dari pedagang. Terkait tuntutan yang mereka sampaikan.

”Kami bersedia ditata pak, berdagang di areal pasar ikan tawar bersama pedagang lainnya. Nama nama pedagang telah ada, jika kami tidak dapat berjualan di areal Pasar Ikan tawar, kami kembali berdagang di tepi laut Puakang,” kata para pedagang yang dikoordinir Joko dan Nurdin.

Ketua Komisi II Yusuf Sirat, mengatakan mereka akan mempelajari aspirasi pedagang.

Untuk itu, pihaknya berjanji akan mencari solusi terbaik yang dapat diterima semua kedua belah pihak.

Setelah itu, pihaknya akan melaksanakan pertemuan lanjutan serta meninjau lokasi pedagang.

Sebelumnya, Dirut Perusda Karimun Devanam Syam membenarkan pihaknya melakukan penertiban meja pedagang.

”Ditertibkan karena tempat tersebut bukanlah tempat berjualan, dan sudah diberitahukan untuk tidak berjualan di tempat itu,” kata Devanam.

Untuk mencari solusi atas protes pedagang, maka akan digelar rapat bersama perwakilan pedagang dengan pihak pengelola pasar. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here