Pedagang Antarwilayah Bawa Berkah Bagi Warga

0
190
WARGA terlihat sibuk memilih barang yang ingin dibeli dari pedagang antar wilayah ketika kapal perintis tiba di pelabuhan. F-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya di Kecamatan Jemaja masih tetap menunggu kedatangan KM Perintis dari Pelabuhan Sri Bintan Pura yang melayani pelayaran Anambas, Natuna dan Pontianak.

Dalam kurun waktu satu bulan, kapal itu bersandar dua kali di setiap pelabuhan jalur rutenya. Kapal tersebut selalu dikenal oleh masyarakat disana sebagai kapal kargo, dan ada pedagang antar wilayah yang mayoritas pedagang di kapal itu asal Pontianak.

Dengan adanya para pedagang ini, masyarakat sangat terbantu sebab, barang dagangan yang dijual mereka cukup murah dan warga akan berbondong-bondong membeli barang ketika kapal itu tiba.

”Kami senang jika KM Perintis itu tiba dan sandar di pelabuhan kami, sebab kami bisa belanja bahan sembako murah dan tidak mahal seperti yang ada di toko setempat. Bermacam jenis makanan, buah-buahan dan sayur mayur yang mereka jualkan ketika kapal sandar,” kata Darna, salah seorang ibu rumah tangga yang ikut belanja di pelabuhan ketika ditemui, Senin (21/5).

Husin pula selaku warga RT Tanjung Kelurahan Letung mengatakan, kegiatan seperti ini sudah lama berlangsung dan itu sangat berdampak positif terhadap masyarakat apalagi saat ini Pemda belum bisa menekan harga barang yang beredar di pasar.

Meskipun hanya beberapa jam kapal itu sandar dan para pedagang dapat menjual barang dagangannya, namun masyarakat di sini sangat terbantukan. ”Cukup sangat terbantu dalam segi ekonomi, barang sembako yang kami belanjakan masih terjangkau dan kualitas barangnya juga bagus. Cabe, bawang, minyak goreng, buah-buahan dan pakaian juga ada dijual ketika kapal itu sandar,” ungkap Husin.

Ia juga berharap kepada Pemda Anambas, agar dapat melihat secara objektif dan fenomena ini mestinya sebagai salah satu tamparan yang keras terkait penekanan ekonomi.

”Jangan hanya bisa melihat saja, Pemda mestinya bisa menilai secara objektif. Kenapa para pedagang ini bisa menjual barang dagangannya dengan harga murah, dan kenapa pedagang lokal tidak bisa,” cetusnya.

Karena harganya jauh lebih murah, maka warga berkesempatan membeli berbagai kebutuhan dengan pedagang antar wilayah tersebut. Keberadaan pedagang antar wilayah, menjadi kesempatan warga mebeli dalam jumlah banyak untuk persediaan stok. (end)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here