Pedagang di Pulau Dompak Akan Ditata

0
266
SEKDAPROV Kepri TS Arif Fadillah saat memimpin rapat penataan dan pelestarian Pulau Dompak di Kantor Gubernur di Dompak, kemarin. f-istimewa/humas pemprov kepri

DOMPAK – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepri, H. TS. Arif Fadillah mengatakan, dengan pesatnya pembangunan infrastruktur di Pusat Pemerintahan Provinsi Kepulauan Riau di Pulau Dompak menjadikan pulau ini menjadi ikon baru tempat wisata bagi masyarakat di Pulau Bintan, maupun pengunjung wisatawan dari luar daerah.

Dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Pulau Dompak tentunya berdampak pada keamanan dan kebersihan di sekitaran ikon wisata ini.

”Sudah menjadi tanggung jawab kita semua untuk bersama-sama menjaga agar Pulau Dompak yang jadi pusat pemerintahan, pusat pariwisata serta pusat kegiatan keagamaan agar tetap terlihat bersih, rapi serta terjaga keamanannya,” ujar Arif saat memimpin Rapat Koordinasi Optimalisasi Pengelolaan Pasca Bangun Bundaran A (Logo Provinsi) di Ruang Rapat Lantai III, Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Jumat (4/1).

Untuk menjaga itu semua, Arif mengatakan perlu kerja sama semua pihak, bukan hanya pemerintah namun masyarakat juga ikut terlibat dalam menjaga keamanan dan kebersihan Pulau Dompak.

”Dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perhubungan, Badan Lingkungan Hidup harus saling berkoordinasi dan bekerjasama dengan Satpol PP serta UPT Pengelola dan Pemeliharaan Pulau Dompak agar ikon-ikon di Pulau Dompak terjaga dan terawat kebersihannya,” tegasnya.

Lebih lanjut Arif mengatakan, bahwa untuk saat ini, bundaran Tugu Logo Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Pulau Dompak telah menjadi magnet tempat wisata baru karena setiap harinya hampir ratusan orang berkunjung dari sore hingga malam hari.

”Banyaknya pengunjung tentunya juga menarik bagi para pedagang untuk menjajakan jualannnya. Ini adalah tantangan baru bagi kita dalam menata kawasan wisata ini,” jelasnya.

”Banyak pengunjung, banyak pedagang tentunya memunculkan tantangan baru. Kita harus tata kembali pedagang dan perparkiran serta pengelolaan sampah agar lebih tertib dan rapi,” tambah Arif.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Subandi mengatakan, keamanan masih bisa teratasi di lokasi itu. Untuk parkir di wilayah bundaran logo Provinsi Kepri tidak akan diizinkan lagi sedangkan untuk jualan akan diberikan tempat terdekat dari lokasi.

”Parkir baru nantinya akan diarahkan ke sebelah kiri logo dan para pedagang direncanakan agar ditata kembali sehingga kawasan ini menjadi lebih tertib serta tidak menimbulkan kemacetan,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun merasa kesal saat berkunjung ke bundaran logo provinsi tersebut. Nurdin melihat sampah berserakan di sana termasuk puntung rokok. Padahal, pemerintah sudah menyediakan tong sampat di tempat itu.

Pada kesempatan itu, ia mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga, merawat dan membersihkan tempat itu. Sebab, pemerintah sudah membangun tempat bersantai seperti itu, hendaknya masyarakat memiliki kesadaran memiliki bahwa tempat itu adalah milik bersama, sehingga harus sama-sama menjaganya agar tetap bersih. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here