Pedagang Diajarkan Kelola Manajemen Pasar

0
180
Pembicara dari Kementerian Perdagangan memberikan materi. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Sebanyak 100 pedagang yang ada di Tanjungpinang diajarkan bagaimana caranya untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan manajemen pasar.

Pelatihan tersebut digelar Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) di Hotel Melin Tanjungpinang, Kamis (3/5). Pelatihan dibuka langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono.

Dua narasumber yang didatangkan dari Jakarta untuk memberikan pengetahuan bagaimana mengelola manajemen pasar. Narasumbernya yakni ada dari Kementerian Perdagangan RI, Irene Yasmine, dan Asrul Tusna Aminudin dari Small Medium Enterprises Development Centre Yogyakarta.

Riono mengatakan, pelatihan tersebut untuk dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan manajemen pasar. Tanjungpinang sudah memiliki Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal. ”Alhamdulillah, kita di Tanjungpinang sudah ditetapkan oleh Kementerian Daerah Tertib Ukur (DTU),” kata Riono.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama perhatikan ukuran. Supaya ekonomi di Tanjungpinang bisa tumbuh. ”Mulai besok (hari ini Jumat) tolong di cek timbangannya. Sudah sesuai prosedur atau belum. Jangan sampai saya minta pihak Metrologi Legal turun ke lapangan untuk cek timbangan yang digunakan para pedagang,” ucap dia.

Sambung dia, semua ini, bertujuan serta berupaya memberikan keamanan dan kenyamanan yang ada di pasar. Baik itu pedagang maupun masyarakat selaku pembeli. Kata Riono, prinsip pengelolaan pasar yang perlu diperhatikan adalah efesien dalam hal menggunakan sumber daya secara terukur, terkendali, rasional dan wajar. Efektif dalam hal pelaksanaan kegiatan operasional sesuai dengan tujuan pengelolaan, produktif dalam meningkatkan pendapatan pedagang. ”Diharapkan kasus kecurangan timbangan sudah tidak kita jumpai lagi. Ini harapan kita bersama,” harap dia.

Sementara itu, Plt Kepala Disperdagin Kota Tanjungpinang, Samsudi mengatakan, untuk membantu dan memudahkan pengelolaan pasar, agar lebih cakap, kompeten, profesional, transparan dan berbudaya kerja yang baik dalam melaksanakan tanggungjawabnya. ”Mudah-mudahan, para pedagang dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan manajemen pasar,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here