Pedagang Diminta Tak Naikkan Harga

0
787
BELANJA: Warga saat membeli sembako di pasar tradisIonal di Pasar Lama Tanjungpinang. Jelang Natal dan Tahun Baru harga sembako masih normal.F-ANDRI/TANJUNGPINANG POS

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2018, biasanya harga kebutuhan pokok masyarakat akan mengalami kenaikan.

TANJUNGPINANG – Namun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diperindagin) Tanjungpinang menjamin stok dan harga pangan serta kebutuhan pokok lainnya dalam kondisi aman. Bahkan distributor dan pedagang diminta tidak menaikkan harga. ”Kita tetap terus memantau kebutuhan pokok di pasar. Baik dari stoknya maupun harganya,” kata Kepala Bidang Perdagangan Disperdagin Kota Tanjungpinang, Desy Afriyanti kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (7/12).

Ia juga minta kepada pedagang dan distributor jangan coba-coba memperbaikan harga. Saber pangan juga memantau pergerakan sembako. Distributor juga tidak boleh menimbun sembako yang mengakibatkan stok sembako menipis. Hukum pasar, stok sembako terbatas harga pasti naik, ini yang tak boleh terjadi. Sedangkan sembako yang beredar di Tanjungpinang umumnya didatangkan dari luar daerah Kepri.

Baca Juga :  Rokok Tangkapan Lantamal Dimusnahkan

Desy mengaku, sebelumnya harga cabai sempat naik di pasar tradisional. Kenaikkan disebabkan lambatnya masuknya pasokan cabai dari daerah penghasil cabai. Kemudian, ditambah lagi sering terjadinya hujan di daerah penghasil cabai. ”Alhamdulillah, saat ini harga cabai sudah turun hingga stabil,” ucap dia.

Dalam kesempatan ini, Kepala Bidang (Kabid) Stabilitas Harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Anik Murtiani mengatakan, sampai saat ini, stok sembako masih aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Berdasarkan pantauan di 21 distirbusi di Tanjungpinang, stok beras mencapai 567 ton, minyak goreng 12 ton, tepung 74 ton, gula 80 ton, telor 970.500 butir, ayam beku 9 ton, daging sapi beku 10 ton, cabai merah 4 ton, rawit 2 ton, bawang merah dan bawang putih masing-masing 24 ton, kedelai 5 ton. ”Alhamdulillah, harganya masih stabil kok,” kata Anik.

Baca Juga :  Bantu Urus Sertifikat Warga Teluk Keriting

Untuk mengantisipasi kebutuhan pokok, kata dia, Pemko Tanjungpinang melalui Disperdagin mengajak Bulog dan BUMD untuk kerja sama. Dan saat ini, pihak Bulog sudah menggelar operasi pasar (OP) di beberapa titik di Tanjungpinang.

Kemudian, pihaknya juga meminta pihak BUMD Kota Tanjungpinang untuk ikut mengintervensi harga kebutuhan pokok terjadi di pasar, apabila terjadi lonjakan harga. Harga ayam segar Rp 35 ribu – Rp 36 ribu per kilo, ayam beku Rp 31 ribu – Rp 32 ribu per kilo, telur ayam Rp 1.400 – Rp 1.600 per butir, daging sapi segar Rp 140 ribu per kilo.(ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here