Pedagang Serbu UPTD Metrologi Legal

0
98
petugas UPTD Metrologi Legal Kota Tanjungpinang terlihat serius melakukan tera ulang timbangan milik pedagang Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang, kemarin. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINNAG POS
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal Kota Tanjungpinang, kembali menggelar sidang tera ulang timbangan para pedagang di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang, Senin (2/9).

TANJUNGPINANG – Terlihat antusias pedagang pasar tradisional melakukan tera ulang timbangan miliknya. Hal ini ditunjukkan para pedagang Pasar Bestari Bintancentre (Bincen) membawa timbangan miliknya dari dalam pasar menuju ke tempat sidang tera ulang.

Petugas melaksanakan tera ulang sejak pagi sampai berakhir sore hari sekitar pukul 15.00 WIB.

”Kita lakukan sidang tera ulang ini hanya tiga hari, mulai Senin sampai Rabu nanti,” kata Djoko Soesilo, Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Senin (2/9).

Setelah dari Pasar Bincen, pihaknya akan melanjutkan sidang tera ulang di kawasan Pasar Buah Batu 8 Atas Tanjungpinang. Rencananya, pihaknya akan menggelar sidang tera ulang mulai Kamis (5/9) nanti.

”Di sana (pasar buah, red) banyak pedagang buah menggunakan timbangan,” ucap dia.

Sebelumnya, UPTD Metrologi Legal Kota Tanjungpinang sudah mengumpulkan retribusi jasa umum sebesar Rp5.602.000. Pihaknya sudah menggelar sidang tera ulang timbangan di dua wilayah, yaitu Pasar Baru Tanjungpinang dan Potong Lembu.

Saat sidang tera ulang yang berlangsung di Pasar Baru, petugas UPTD Metrologi Legal Kota Tanjungpinang mengumpulkan retribusi jasa umum sebesar Rp4.324.000. Dituturkannya, sekitar 459 orang pedagang mengantarkan timbangan miliknya untuk dilakukan tera ulang.

Jumlah timbangan yang diantar pedagang bervariasi. Mulai hanya satu unit hingga tiga unit timbangan untuk dilakukan tera ulang.

Ia menambahkan, petugas UPTD Metrologi Legal Kota Tanjungpinang sudah melakukan tera timbangan di hari itu sekitar 586 timbangan.

Berbeda dengan sidang tera ulang di wilayah Potong Lembu. Pada saat itu, petugas UPTD Metrologi Legal Kota Tanjungpinang melakukan tera ulang timbangan milik pedagang untuk 135 timbangan.

Timbangan ini dimiliki 75 orang pedagang berada di wilayah Potong Lembuh. Dari hasil kegiatan itu, petugas mampu mengumpulkan retribusi jasa umum senilai Rp1.278.000.

Ia belum bisa mengetahui berapa banyak retribusi jasa umum yang akan didapat melalui sidang tera ulang ini.

”Semua tergantung dari berapa banyak timbangan yang kita lakukan tera ulang nanti,” ucap dia.

Diharapkan, pelaku usaha maupun pedagang bisa memanfaatkan kegiatan ini. Agar timbangan miliknya bisa dilakukan tera ulang oleh petugas.

Menurutnya, dengan dilakukan tera ulang timbangan, secara tidak langsung pedagang atau pemilik timbangan sudah melindungi konsumen disaat melakukan transaksi jual beli.

”Tera ulang timbangan dilakukan setiap tahun. Artinya, satu tahun sekali pedagang atau pemilik timbangan wajib melakukan tera ulang timbangan miliknya,” sebut dia.

Tujuannya, agar barang yang diberikan ke konsumen sesuai atau seharusnya. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here