Pegadaian Berangkatkan Nasabah ke Tanah Suci

0
267
NASABAH mendengarkan narasumber seminar arrum haji, yang dilakukan Pegadaian Tanjungpinang di Hotel Comfort Tanjungpinang, kemarin. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Sebanyak 25 nasabah Pegadaian Tanjungpinang siap diberangkat ke tanah suci Mekah, untuk menunaikan ibadah haji. Pasalnya, mereka telah mengantongi nomor porsi haji.

Kepala Pegadaian Tanjungpinang Hendra Mulyadi menyebutkan, 25 Jemaah Calon Haji (JCH) telah memanfaatkan program arrum haji. Program ini hanya dimiliki Pegadaian Tanjungpinang.

”Kita mulai launching program arrum haji, di akhir bulan Desember 2017 lalu. Alhamdulillah, antusias nasabah kita (pegadaian, red) sangat luar biasa,” kata Hendra Mulyadi kepada Tanjungpinang Pos, di sela acara seminar program arrum haji yang berlangsung di Hotel Comforta Tanjungpinang, Jumat (23/3) lalu.

Hendra saat didampingi Kepala Pegadaian Cabang Tanjungpinang Timur, Firdaus mengungkapkan, untuk mengikuti program arrum haji, sangat mudah. Caranya, masyarakat membawa perhiasan emas seberat 15 gram ke Pegadaian Tanjungpinang. Kemudian, nasabah tersebut harus melengkapi dokumen lainnya, sebagai syarat yang diinginkan Pegadaian Tanjungpinang. Seperti kartu identitas penduduk, yaitu KTP yang masih berlaku salah satunya.

Sebelum dilunasi pembiayaan haji sebesar Rp 25 juta, terlebih dahulu nasabah tersebut membuka buku rekening di perbankan. ”Karena kita yang melunasi pembiayaan haji nasabah tersebut,” terang Hendra.

Setelah pembiayaan haji yang telah dilunasi, maka pihak Pegadaian memiliki hak untuk menahan hingga menyimpan Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) milik nasabah. Karena dokumen SPPH serta perhiasan emas milik nasabah, merupakan barang jaminan. ”Kalau sudah lunas, langsung kita serahkan ke nasabah,” tegas dia.

Sejauh ini, ia tidak bisa memastikan besaran angsuran sebagai kewajiban nasabah, untuk membayar setiap bulan ke Pegadaian. Pasalnya, kecil besar pembayaran iuran tergantung jangka waktu yang diinginkan nasabah tersebut. Pihaknya, hanya memberikan jangka waktu pembayaran iuran program arrum haji kepada nasabah dari 1 sampai 5 tahun. ”Semua ini tergantung kemampuan serta keinginan nasabah kita,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here