Pegawai Kesehatan Jemput Orang Hamil ke Rumah

0
958
TEMUI PASIEN: Rustam, saat menemui pasien yang mengalami pendarahan dan harus transfusi di salah satu rumah sakit di Tanjungpinang. f-istimewa/dinas kesehatan tanjungpinang

Program Baru Dinas Kesehatan Tanjungpinang  

TANJUNGPINANG – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang telah meluncurkan proyek perubahan berupa surveilans aktif ibu hamil dan ibu melahirkan sejak 2 bulan terakhir.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam inti dari proyek perubahan adalah deteksi dini dan respon cepat terhadap masalah kesehatan yang dihadapi setiap ibu hamil. Baik terkait aspek medis maupun non medis terkait dengan kehamilannya melalui pengembangan jejaring dan pelayanan jemput bola atau homecare kepada ibu hamil.

”Petugas kesehatan tidak hanya menunggu ibu hamil datang ke fasilitas kesehatan, tapi mereka mendata ibu hamil dari berbagai sumber serta mengunjungi ibu hamil langsung ke rumahnya,” tegas Rustam, kemarin.

Baca Juga :  Pengusaha Bagi-bagi Sembako

Mantan Pegawai Pemprov Kepri ini, menegaskan tidak kurang dari 112 ibu hamil beresiko tinggi telah ditemukandalam sebulan terakhir melalui kunjungan rumah. Diantara masalah medis yang diderita ibu hamil yang dikunjungi antara lain adalah Kurang Energi Kronik (KEK), kurang darah (anemia), hipertensi, hamil di umur yang terlalu tua dan terlalu muda, jarak antar kehamilan yang terlalu dekat, terlalu banyak melahirkan dan masalah masalah lainnya.

Kunjungan rumah kepada Ibu Hamil juga berhasil menemukan 459 ibu hamil yang belum memiliki jaminan kesehatan. Ini tenti cukup memprihatinkan mengingat biaya persalinan apalagi jika harus melalui tindakan operarsi tentunya akan sangat besar.

Baca Juga :  Kelompok Tani Mulai Panen Cabai

Untuk itu terhadap 363 ibu hamil yang belum memiliki jaminan tapi dipandang cukup mampu telah risata kan untuk mendaftar sebagai peserta BJPS Mandiri. Sedangkan 95 ibu hamil lainnya yang belum memiliki jaminan kesehatan tetapi berapa dari keluarga kurang mampu telah diusulkan untuk diberikan bantuan oleh Pemko Tanjungpinang.

Tdak berhenti di situ saja, upaya Dinkes dalam memberikan dukungan kepada Ibu Hamil agar dapat melahirkan lancar dan selamat. Demi mendukung ibu hamil menuju tempat persalinan telah digandeng 26 warga pemilik kendaraaan bermotor serta 1 pemilik pompong sebagai ambulans Kelurahan yang akan memberikan pelayanan pengantaran ibu hamil ke tempat melahirkan secara gratis kapan saja dibutuhkan.

Baca Juga :  Mantan Kepala BPBD Kepri Ditetapkan Tersangka

”Untuk mengantisipasi kemungkinan ibu hamil yang membutuhkan transfusi darah pada saat melahirkan juga telah di galang kelompok donor darah yang pada saat ini telah terbentuk di 8 Kelurahan dengan jumlah calon pendonor yang mendaftar sebanyak 373 orang,” tegasnya.

”Kita minta masyarakat kita jangan malu mendatangi pelayanan kesehatan terdekat. Periksakan kesehatan sebelum sakit,” harapnya. (bas) 

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here