Pegawai Pemprov Jadi Bandar Narkoba

0
1294
Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali (tengah) menunjukkan barang bukit sabu-sabu.f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Pegawai Tenaga Harian Lepas (THL) Kesbangpol Provinsi Kepri, MR (37) dan NR (26) diciduk Satresnakorba Polres Tanjungpinang. Ia diciduk karena diduga sebagai bandar narkotika jenis sabu-sabu. Saat diamankan, mereka membawa 227,13 gram sabu.

Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali mengatakan, dua tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda. Penangkapan ini berawal dari informasi adanya transaksi narkoba di Jalan Pramuka Lorong Tanama. ”Dari informasi itu anggota mulai menyelidiki,” katanya Senin (14/5) usai mengekpose hasil tangkapannya.

Kasat menyebutkan, sekitar pukul 01.00 Senin (7/5), anggota melihat orang yang dicurigai yang mengambil satu kotak rokok, karena sudah diintai polisi langsung mengamankan tersangka HR.

Baca Juga :  KPU dan Parpol Bahas Persiapan pencalonan

”Kita lakukan penggeledahan badan tersangka, di dalam kotak rokok tersebut berisikan sabu. Tersangka mengaku kalau barang sabu-sabu itu milik MR, dirinya hanya disuruh oleh MR,” sebutnya.

Efendri menyebutkan, dari tangan tersangka HR diamankan barang bukti sabu seberat 25,42 gram, satu sepeda motor dan handphone. Lanjutnya, setelah diinterogasi tersangka HR maka kita mengetahui keberadaan MR yang berada di Batam. Anggotanya pun langsung bergerak ke Batam untuk mencari tersangka.

”Sekitar pukul 16.00 Selasa (8/5), tersangka yang menggunakan mobil Avanza langsung diamankan di Pelabuhan Penyeberangan Telaga Punggur,” sebutnya.

Baca Juga :  Pemohon BLT UMKM Membeludak

Kasat menjelaskan, pada saat diamankan tersangka MR dan NH. Kemudian, anggotanya melakukan penggeledahan di dalam mobil BP 1991 YT. Timnya, menemukan narkoba sabu dua bungkus yang kemas dalam plastik makanan coklat.

Tersangka MR juga mengaku telah menyuruh tersangka HR untuk mengambil satu paket sabu di Jalan Pramuka. ”Dalam plastik makanan coklat tersangka membungkusnya di bagian atas diisi coklat, namun di bawahnya ada sabu,” jelasnya.

Dari tangan tersangka MR diamankan sabu seberat 201,71 gram, satu kotak kaca mata yang berisikan bong sabu, satu mobil dan lima handphone. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 112 ayat 1 Undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Baca Juga :  Handayani Ketua Dekranasda, Samsudi Plt Diperindagin

”Dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara dan paling singkat 6 tahun penjara,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here