Pekerja Instalasi Tewas Tersetrum

0
479
Pihak kepolisian memasang garis polisi di lokasi kejadian karyawan instalasi tersetrum, Selasa (29/1) sore. F-Jendaras Karloan/tanjungpinang pos

TANJUNGUBAN – Akso, salah seorang pekerja instalasi jaringan Telkom meninggal tersambar arus listrik di Jalan Indunsuri Tanjunguban, Selasa (29/1) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Korban memasang instalasi Telkom bersama empat orang rekannya yang juga tersengat listrik. Kondisinya dua tidak sadarkan diri dan dua lainnya selamat.

Salah seorang saksi yang merupakan satpam di stasiun pengisian bahan bakar elpiji Tanjunguban Miswanto mengatakan, saat kejadian dirinya mendengar suara ledakan seperti dentuman meriam.

“Tadi saya lagi jaga di pos. Jaraknya 20 meter dari lokasi saya berdiri. Pas dengar ledakan saya langsung cek, saya kira tabrakan, ternyata bukan,” jelasnya.

Ia menuturkan, usai ledakan ada satu orang yang masih lengket di tiang Telkom, kemudian dua orang berusaha menarik korban tersebut. Kemudian, dua orang tersebut terpental saat memegang tubuh rekannya.

“Tiang besi itu lantas tumbang ke arah Jalan Bhakti Praja dari Jalan Indunsuri (pertigaan). Kemudian tiga orang sudah tidak sadarkan diri,” terangnya.

Sementara itu, Manager ULP PLN Tanjunguban, Adi Widoyoko dikonfirmasi mengatakan, jika korban tersetrum bukan anak buahnya.

“Kami tidak tahu ada pekerjaan itu karena kebetulan lokasinya dekat dengan kantor kami, jadi tadi saya cek bukan pekerja dari instalasi Telkom,” jelasnya.

Ia menuturkan, jika ada pekerjaan yang menyangkut dengan instalasi listrik seharusnya mendapatkan izin dan pengawasan dari pihak PLN

“Kalau kami sebelum memulai pekerjaan, pelaksana pelaksana harus melengkapi workpermit sama job safety analysis. Khusus untuk kejadian barusan (sepertinya pekerjaan Telkom), kami tidak dapat informasi ada pekerjaan, maupun koordinasi ke PLN,” jelasnya.

Sementara itu, dari pengamatan di lapangan, peristiwa tersebut terjadi saat pekerja instalasi jaringan Telkom sedang mendirikan tiang sekitar enam meter. Kemudian tiang yang didirikan mengenai kabel PLN yang tersambung antar tiang.

Informasi di RSUD Tanjunguban, informasinya jika satu korban pekerja Telkom meninggal saat sampai di rumah sakit, kemudian dua orang tidak sadarkan diri dan dua dalam kondisi selamat.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol Arbaridi Jumhur dan sejumlah anggotanya tampak sedang menangani peristiwa tersebut dan mengecek kondisi korban yang meninggal maupun dirawat. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here