Pekerjaan Dilakukan Setelah Ada DPA

0
360
DISPERKIM Tanjungpinang merencanakan pemasangan lampu yang rusak di gerbang tapal batas Kota Tanjungpinang menuju arah Kijang. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

Bola Lampu di Gerbang Tapal Batas akan Diperbaiki

TANJUNGPINANG – LAMPU di gerbang tapal batas Kota Tanjungpinang ke arah Kijang, akan segera diperbaiki. Hal ini diutarakan Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, Amrialis kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (101/1) kemarin.

Pekerjaan akan dilaksanakan, setelah Dokumen Penggunaan Anggaran (DPA) diterima. Informasinya, hasil evaluasi APBD Pemko dari Provinsi Kepri sudah diterima. Rencanya akan diserahkan pertengahan Januari ini.

”Sampai saat ini, saya belum terima DPA. Sudah terima langsung dikerjakan tuh,” tuturnya di ruang kerjanya berada di Jalan Peralatan, Km 7 Tanjungpinang, kemarin.

Dituturkannya, disana bukan tidak ada tiang dan jaringan, hanya saja bola lampunya rusak. ”Nanti kita cuman ganti bola lampunya dengan yang baru,” ucap dia.

Kemudian, pihaknya berencana untuk mengecor enam tapak tiang gerbang tapal batas tersebut. Kondisi saat ini sudah berkarat. Tapak yang ditutupi berbahan seperti piber kini terbuka hingga terlihat kerangka besi. Ini yang sudah berkarat dan butuh perbaikan.

Pembangunan tapal batas masih terbilang baru, 2014 lalu dengan alokasi anggaran Rp 500 juta. Proyek tersebut dikerjakan CV Cua Merpati Cemerlang. Rencana itu diperbaiki, agar kondisi tetap kokoh. Jangan sampai membahayakan pengguna jalan.

Tahun 2018 juga ada alokasi anggaran memperbaiki Penerangan Jalan Umum (PJU) yang rusak. Terkait totalnya, ia mengaku tidak menghafal. Dipastikan ada, sama seperti tahun-tahun sebelumnya. ”Bola lampu itu yang kita ganti. Nah, ini sedang kita lakukan pendataan. Berapa bola lampu yang kita butuhkan nanti,” sebut dia.

Terkait hal ini, Surya yang mengaku tinggal di Km 14 Tanjungpinang. ”Bagus jika diperbaiki. Harusnya, selalu ada anggaran rutin untuk lampu-lampu du jalan. Jadi tidak sampai makan korban,” ungkapnya saat berbincang dengan awak media ini di Jalan DI Panjaitan Km 10 Tanjungpinang.

Kalau terang, Surya memiliki keyakinan pengguna kendaraan tidak takut melintas meski sudah malam. Tidak menutup kemungkinan ada kecelakaan karena kondisi jalan yang gelap. “Perlu pemerintah perhatikan kondisi setiap PJU,” pintanya.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here