Pelabuhan Batuampar Lokasi Ekspor Terbesar

0
982
KAPAL berlabuh di Pelabuhan Kijang untuk mengangkut barang ekspor.f-martunas/tanjungpinang pos

BATAM – Pelabuhan Batuampar Batam masih mendominasi lokasi pelabuhan ekspor terbesar di Provinsi Kepri. Desember 2017, nilai eskpor dari Pelabuhan Batuampar mencapai US$302,91 juta atau sekitar Rp 4,1 triliun.

Terbesar kedua melalui Pelabuhan Tarempa sebesar US$ 185,52 juta. Disusul Pelabuhan Kabil/Panau sebesar US$ 171,25 juta, Pelabuhan Sekupang US$ 170,88 juta dan Pelabuhan Tanjungbalai Karimun sebesar US$ 73,02 juta.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri, total ekspor Januari-Desember 2017 terbesar melalui Pelabuhan Batuampar Batam sebesar US$ 3.438,7 juta. Terbesar kedua adalah melalui pelabuhan Sekupang US$ 2.095,01 juta.

Baca Juga :  BRK Serahkan 1000 Sembako

Diikuti Pelabuhan Tarempa US$ 1.858,62 juta. Pelabuhan Kabil/Panau sebesar US$ 1.772,01 juta dan Pelabuhan Tanjungbalai Karimun US$ 1.342,47 juta. Kontribusi kelima pelabuhan tersebut adalah sebesar 86,16 persen dan kumulatif ekspor Januari-Desember 2017 Kepri. Nilai ekspor di lima pelabuhan utama selama Januari-Desember 2017 naik 12,81 persen dibandingkan Januari-Desember 2018.

Volume ekspor melalui pelabuhan utama di Kepri Desember 2017 terbesar melalui Pelabuhan Tarempa yaitu dengan volume ekspor 573,6 ribu ton. ”Volume ekspor di Pelabuhan Tarempa mengalami kenaikan sebesar 3,34 persen jika dibanding dengan November 2017 tetapi naik 33,59 persen dibanding bulan yang sama 2016 lalu,” ujar Panusunan Siregar, Kepala BPS Kepri dalam pres rilisnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, Jangan Tumpuk Sembako

Total volume ekspor Januari-Desember 2017 terbesar melalui Pelabuhan Tanjungbalai Karimun sebesar 10.558,55 ribu ton. Terbesar kedua adalah melalui Pelabuhan Tarempa sebesar 5.358,45 ribu ton. Pelabuhan dengan volume ekspor terbesar ketiga adalah Belakangpadang. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here