Pelabuhan Dompak Dibidik Jaksa

0
1029
Pelabuhan: Kondisi pelabuhan dompakf-

Pelabuhan Dompak dibangun sejak tujuh tahun lalu belum juga selesai sampai saat ini. Malah, ponton pelabuhan ini hanyut dibawa arus dan kini diamankan di Pulau Bayan.

TANJUNGPINANG – Proyek ini menelan dana ratusan miliar namun sampai saat ini belum juga ada manfaat bahkan keburu rusak sebelum dimanfaatkan. Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri Feritas saat ditanya celah hukum Pelabuhan Dompak, ia mengaku kejati Kepri akan melakukan pengumpulan informasi dan keterangan atau Pulbaket.

Sebagian banguan pelabuhan Dompak mengalami rusak para di antaranya pada plafon yang runtuh, kaca bangunan yang pecah. Teralis penutup drainase pun nampak lepas. Diduga proyek ini sengaja terbengkalai untuk menghindari agar tidak terlihat adanya mark up anggaran dalam pembangunan proyeknya.

Baca Juga :  Akhirnya, Pemprov Urus Pelabuhan Dompak

Sebagian peralatan pendukung di pelabuhan itu sudah hilang. Sebelumnya, plafon pelabuhan ini ambruk, padahal baru beberapa bulan proyeknya selesai. Bagian kaca pelabuhan mayoritas pecah. Tampak batu-batu berukuran besar yang diduga digunakan untuk memecah kaca berserakan dibawah jendela pelabuhan.

Tak hanya itu, ternyata fisik baangunan yang kini juga penuh corat-coret tembok dimanfaatkan bagi remaja untuk berfoto. Selain itu juga tak terlihat pasangan anak remaja asik berpacaran. Yang paling miris adalah ponton lepas dari kedudukan tiang pancang dermaga. Pada akhir tahun lalu para pekerja proyek sempat protes ke kontraktor, pasalnya gaji pekerja proyek sampai tahun anggaran berakhir.

Baca Juga :  Rolls Royce Antik Punya Siapa?

”Sempat kami tagih, malah kontraktornya bilang akan dibayar setelah ada proyek lanjutan karena pejabatnya menjanjikan akan memberikan proyek lanjutan ke mereka lagi,” sebut seorang pekerja kepada Tanjungpinang Pos, akhir tahun lalu.  Feritas, Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Kepri mengaku sudah mendengar informasi itu. Sebagai penegak hukum tentunya kita selalu memantau kondisi di wilayah hukum kita di Kepri. Adanya masalah pembangunan proyek pelabuhan Dompak kita juga tengah mencari sebanyak mungkin informasi.

”Kenapa kok belum beroperasi? Dan belum diserahkan asetnya ke provinsi kok sudah keburu rusak,” katanya. Menurutnya, pihaknya tidak sembarangan memberikan komentar untuk mengasumsikan sebuah proyek terdapat indikasi tindak pidana Korupsi. Perlu kajian mendalam untuk terlebih dahulu dilakukan pengumpulan informasi dan barang bukti (Pulbaket).

Baca Juga :  Dilatih Jadi Pemuda Andal, Siswa SMAN 10 Batam Ikuti Komsos

”Kita menghindari terjadinya Polemik jika terlalu dini menyimpulkan suatu proyek terindikasi korupsi tanpa kita memiliki data yang lengkap. Kita lihat dulu dan pelajari dulu ya,” sebutnya. Seperti diketahui proyek milik Kementerian kelautan ini menelan anggaran APBN hingga 120 miliar lebih. Hingga kini pengerjaannya macet dan belum ada kepastian pembangunannya. (RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here